Difasilitasi Kapolsek Wanea, Kompol Hamsy, suami isteri, yakni Fer dan Cindy akhirnya sepakat berdamai. Sang suami, Fer, tanpa paksaan siapapun meminta maaf kepada isterinya atas perbuatan telah memukul. KDRT ini dilakukan, Fer kepada isterinya, Senin, 27 Agustus 2018, sekitar pukul 14.00 WITA.
Difasilitasi Kapolsek Wanea, Kompol Hamsy, suami isteri, yakni Fer dan Cindy akhirnya sepakat berdamai. Sang suami, Fer, tanpa paksaan siapapun meminta maaf kepada isterinya atas perbuatan telah memukul. KDRT ini dilakukan, Fer kepada isterinya, Senin, 27 Agustus 2018, sekitar pukul 14.00 WITA.

Mabuk, Ferdi Aniaya Istrinya

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – FT alias Fer (21), warga Lingkungan II, Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin, 27 Agustus 2018, sekitar pukul 14.00 WITA, diduga menganiaya isterinya sendiri, CA alias Cindy (23). Tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini dilakukan Fer, disinyalir karena telah dipengaruhi minuman keras (miras) jenis captikus.

Terjadi yang sudah dipengaruhi miras mendatangi isterinya di rumah. Terjadilah cekcok antara keduanya. Mungkin karena sudah mabuk, Fer kemudian memukul isterinya, mengakibatkan mata sebelah kiri bengkak.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Wanea, Komisaris Polisi (Kompol) Hamsy mengatakan, karena pelaku merupakan suami korban, sehingga dengan cepat dapat diamankan. Dan dilakukan proses mediasi terhadap suami isteri yang bertengkar itu.

“Atas perbuatannya, Fer akhirnya meminta maaf kepada isterinya,” ungkap Hamsy.

BACA JUGA: Mabuk, Isteri Dibacok

Permintaan maaf yang disampaikan pelaku ini, menurut Hamsy, tanpa paksaan dari siapapun.

“Pelaku juga menandatangani surat pernyatan di atas meterai, bahwa tidak akan mengulangi lagi perbuatan,” tambah Hamsy. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply