AKBP Gani Siahaan, Kapolres Bolmong.
AKBP Gani Siahaan, Kapolres Bolmong.

Pembunuhan Karto Diduga Terkait Ilmu Hitam

KRIMINALITAS

BOLMONG, publikreport.com – Masih ingat kasus pembunuhan terhadap Karto Mokoginta (45), warga Desa Mondatang Baru, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongodow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)? Mayat korban ditemukan dipinggir sungai desa itu, Jumat, 20 Juli 2018, sekitar jam 12.30 WITA.

“Korban dibunuh pada Kamis, 19 Juli 2018, malam. Tersangkanya empat orang, masing-masing SD (21), MDL (32), MS (21) dan AAM (31), warga Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel),” ungkap Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bolmong, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Gani Siahaan pada konferensi pers, Rabu, 05 September 2018 di Mapolres.

Gani yang didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim), Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ronny Maridjan dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas), AKP Syaiful Tammu mengatakan, kasus pembunuhan ini diduga terkait dengan ritual ilmu hitam yang dilakoni tersangka SD. Malam kejadian, SD dan kekasihnya mengajak dua tersangka lainnya untuk mencari dan membunuh korban.

BACA JUGA: Kapolres: Pencurian Kabel Rapih dan Terorganisir

“Setelah dibunuh, darah korban diambil lalu akan diberikan kepada makhluk halus yang dipelihara tersangka SD,” jelasnya.

Menurut SD, Gani melanjutkan, makhluk halus usai mendapatkan darah akn memberikan uang kepadanya. Dan uang itu oleh mereka akan dibagi empat.

“Keempat tersangka telah diperiksa dan berkasnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” tegasnya. | RIO YANTO

Leave a Reply