Stefy E Tanor, Ketua Umum Investasi UMKM Indonesia.
Stefy E Tanor, Ketua Umum Investasi UMKM Indonesia.

Rupiah Vs Dollar, Ketua  Umum Investasi UMKM: Sekali Lagi, Salah Siapa?

EKONOMI & BISNIS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Fenomena nilai tukar mata uang rupih terhadap dollar Amerika Serikat (AS) mendapat perhatian Ketua Umum Investasi UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Indonesia, Stefy E Tanor. Putera Tomohon yang kini berkiprah di Jakarta, memberikan kajian ilmiah berdasarkan data forex market.

“Perlu diberikan sedikit pencerahan mengenai melemahnya rupiah terhadap dollar AS. Mengingat banyak yang tidak mengerti tetapi mencoba memberikan opini, bahkan menggiring ke domain politik yang justru dapat menjadikan kondisi ekonomi kita tambah kacau,” kata Stefy kepada publikreport.com.

Secara politik, Stefy mengungkapkan, situasi seperti inilah yang diharapkan beberapa kelompok, guna menggiring ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah.

“Kurang fair memang. Tapi inilah kenyataan dalam dunia saling merebut kekuasaan,” ujarnya.

Pada 2008, Stefy menjelaskan, rupiah sangat menguat menembus harga Rp8.445 per US dolar. Penguatan ini berlanjut hingga tahun 2012. Hal ini terjadi bukan karena Indonesia sudah memiliki economic of scale yang bagus. Tetapi lebih disebabkan karena Amerika Serikat mengalami krisis ekonomi. Yang menguat tidak hanya mata uang rupiah saja. Tetapi hampir semua mata uang menguat terhadap dollar AS.

Kesalahan pertama Indonesia pada waktu itu, Stefy mengatakan, adalah membiarkan rupiah menguat terus tanpa diimbangi dengan meningkatkan kompetitif adventage dan komparatif adventage. Akibatnya import terus meningkat.

“Rupiah pada 2008-2012 menguat sebagai dampak krisis AS, bukan karena kita mengalami economix of scale,” tegas Stefy seraya mengatakan, situasi masa itu melahirkan current account defisit.

Situasi ekonomi saat ini, menurut Stefy, adalah akumulasi dari kebijakan dan strategi masa lalu. Karena menguatkan nilai mata uang dalam sebuah negara yang belum sepenuhnya berada dalam economic of scale, artinya memproduksi barang dibawah harga rata-rata, sebuah paradoks policy. Dimana akan mengakibatkan penyakit bertambah para dimasa yang akan datang.

Rupiah Vs Dollar. Siapa yang Salah?

Leave a Reply