Syafruddin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Syafruddin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

CPNS 2018 Diharapkan Rekrut Putra-Putri Terbaik

JAKARTA, publikreport.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Syafruddin berharap, pengadaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) 2018 dapat direkrut putra-putri terbaik bangsa. Harapan ini agar Indonesia mampu berkompetisi di kancah global, sehingga pemerintah terus memacu daya saing bangsa, salah satunya melalui CPNS. Dimana CPNS 2018, pemerintah pemerintah membuka 238.015 formasi CPNS. 51.271 formasi untuk 76 instansi Pemerintah Pusat dan 186.744 formasi untuk 525 instansi Pemerintah Daerah.

“Tantangan era industri 4.0 yang sarat teknologi dan informasi, serta tingginya ekspektasi masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, harus dijawab dengan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang berkualitas,” tegas Syafruddin, Senin, 10 September 2018.

BACA JUGA: CPNS Gunakan CAT, Harus Lolos Passing Grade

Proses pengadaan CPNS 2018, menurut Syafruddin, mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain ketentuan normatif tersebut, rekrutmen para abdi negara dimaksud juga diselaraskan dengan pertimbangan strategis pentingnya menyiapkan ASN berkualitas guna menghadapi tantangan masa depan.

BACA JUGA: Inilah Ketentuan Rekrutmen CPNS 2018 dari Jalur Fomasi Khusus

Pengelolaan birokrasi kini dan ke depan, Syafruddin menyatakan, tidak bisa lagi biasa-biasa (business as usual). Untuk mewujudkan pemerintahan berkelas dunia dan melayani rakyat, birokrasi harus didukung dengan SDM aparatur yang berdaya saing.

“Kalau salah mengelola sawah, kita akan rugi semusim. Tapi kalau salah mengelola birokrasi karena tidak didukung oleh SDM aparatur yang berdaya saing tinggi, kita akan kehilangan satu generasi. Dan itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.

BACA JUGA: Ambang Batas Kelulusan TKD pada CPNS 2018

Untuk itu, agar memberikan hasil yang optimal, Syafruddin menjelaskan, pengadaan CPNS 2018 dilaksanakan melalui sistem seleksi yang ketat, transparan, bersih dan bebas dari praktik KKN.

“Semua harus mengikuti seleksi, baik untuk formasi umum maupun formasi khusus. Untuk seleksi kompetensi dasar sepenuhnya menggunakan Computer Assisted Test atau CAT,” jelasnya.

Leave a Reply