Menteri PANRB Syafruddin menerima buku  Annual Repport dan Public Human Resources Management at a Glance 2018 dari  Ministry of Personnel Management (MPM) of the Republic of Korea Kim Pan Suk.
Menteri PANRB Syafruddin menerima buku  Annual Repport dan Public Human Resources Management at a Glance 2018 dari  Ministry of Personnel Management (MPM) of the Republic of Korea Kim Pan Suk.

MenPANRB Ingin Rekruitmen CPNS Ditingkatkan Kualitasnya

SEOUL, publikreport.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Syafruddin mengatakan, diperlukan kebijakan yang tepat dan mengarah pada peningkatan kapasitas pengelola SDM (Sumber Daya Manusia) pada instansi pusat dan daerah. Sebagai contoh, proses rekruitmen CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) yang sudah baik harus terus ditingkatkan kualitasnya untuk memperoleh pegawai terbaik.

Hal itu dikatakannya dalam acara jamuan makan siang Minister of Personnel Management Republic of Korea, Kim Pan Suk, di Seoul, Selasa, 11 September 2018. Acara tersebut merupakan rangkaian acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Men PANRB Syafruddin dengan Minister of Personnel Management (MPM) of the Republic of Korea Kim Pan Suk, yang disaksikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Joko Widodo) dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Kementerian PANRB dan Ministry of Personnel Management (MPM) of the Republic of Korea memiliki tugas dan kewenangan yang kurang lebih sama, sehingga dapat saling bermitra, bertukar pengetahuan dan pengalaman untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi peningkatan Aparatur Sipil di negara masing-masing.

Kementerian PANRB memiliki tugas membuat kebijakan terkait 4,3 juta pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.  Kurang lebih 21 persen atau sekitar 900 ribu pegawai bekerja di kementerian dan lembaga, sementara sekitar 3,4 juta pegawai bekerja di provinsi/ kabupaten/ kota.

Syafruddin mencontohkan, dalam perekrutan CPNS 2017 lalu, dari formasi sebanyak 37 ribu, jumlah pelamar mencapai 2,4 juta orang. Namun pelamar yang lulus dan diterima menjadi CPNS hanya sekitar 33 ribu orang.

Seleksi tersebut, menurut Syafruddin, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk menciptakan proses seleksi yang transparan, obyektif dan efektif.

“Meskipun sudah baik, namun demikian proses rekruitmen harus terus ditingkatkan kualitasnya untuk memperoleh pegawai terbaik yang dapat membantu pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan yang semakin hari semakin kompleks dan berat,” ujarnya.

BACA JUGA: CPNS 2018 Diharapkan Rekrut Putra-Putri Terbaik

BACA JUGA: CPNS Gunakan CAT, Harus Lolos Passing Grade

Leave a Reply