Ilustrasi.
Ilustrasi.

Air Bersih di Kotaku

Semua orang tahu pentingnya air. Namun, kini di kotaku air bersih makin sulit didapatkan warga. Padahal kotaku ini dikelilingi gunung dan pegunungan yang banyak sumber airnya. Mungkin ada sesuatu yang salah?

Kotaku ini namanya Tomohon tidak jauh dari Kota Manado dan Kabupaten Minahasa. Tomohon menjadi Kota Otonom pada 2003.

Saat ini (sudah beberapa tahun terakhir) masyarakat Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara yang notabene berada di kaki Gunung Lokon sulit mendapatkan air bersih. Padahal PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) mengambil air dari mataair yang ada di lereng Gunung Lokon, jaringan pipa melewati kampung itu dan mendistribusikan air ke masyarakat Tomohon.

Kasus lain, dimana sebagian masyarakat di Kecamatan Tomohon Selatan, yakni daerah kompleks Mapolsek Tomohon Selatan ternyata sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan air bersih. Hal ini karena jaringan pipa air PDAM belum tembus ke sana.

Mungkin ada yang salah dalam hal kebijakan pemerintah di sini?

Apalagi menurut Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Tomohon mengatakan krisis air di Kinilow diakibatkan karena mengeringnya mataair Patar di lereng  Gunung Lokon dan mataair Sasalak di lereng Gunung Mahawu.

Mengapa bisa mengering? Bukankah Gunung Lokon dan Mahawu merupakan kawasan hutan lindung.

Kalimpesan, Mata Air atau Tempat Sampah?

Pemerintah Kota Tomohon harus mengatur kembali dan menegaskan konsep RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah)  hingga turunannya pada RDTL (Rencana Detail Tata Letak). Jangan sampai Kota Tomohon menuai bencana masa depan.

Sedangkan, jaringan pipa air bersih yang belum menjangkau seluruh wilayah Tomohon, mengapa bisa. Kan wilayah Kota Tomohon terbilang kecil, hanya lima kecamatan dan 44 kelurahan. Apakah mungkin kebijakan pemerintah masih pilih kasih? Masih terbawa emosi politik, pendukung dan bukan pendukung?

Krisis Air Bersih Landa Kinilow dan Tomohon Selatan

Leave a Reply