Olander. (Sumber foto: Britannica.com/Joaquim Alves Gaspar/GNU Free Documentation License Version 1.2)
Olander. (Sumber foto: Britannica.com/Joaquim Alves Gaspar/GNU Free Documentation License Version 1.2)

10 Tanaman Paling Mematikan di Bumi

Tahukah Anda, tanaman yang mungkin tampak tidak berbahaya justru memiliki racun mematikan bahkan menyebabkan kematian? Mongabay Indonesia telah mengumpulkan 10 tanaman paling populer dengan racun mengerikan yang dirangkum dari berbagai sumber.

Water Hemlock (Cicuta maculata)

Tanaman ini dikenal paling mematikan di Amerika Utara dan Eropa. Bunga, batang dan akarnya mengandung senyawa beracun yang disebut cicutoxin. Sebagian besar racun terkonsentrasi di akar. Jika termakan, dampaknya adalah kejang yang menyakitkan, kram perut, mual, dan kematian sering terjadi. Mereka yang bertahan hidup sering menderita amnesia atau tremor cukup lama.

Deadly Nightshade (Atropa belladonna)

Tanaman tahunan dari keluarga tomat Solanaceae ini ada di Eropa, Afrika Utara dan Asia Selatan. Menurut legenda, tentara Macbeth dari Skotlandia meracuni orang-orang Denmark yang menyerang negara mereka, dengan memberi makan dan minum serupa anggur yang dibuat dari buah belladona.

Manis buah ini sering memikat anak-anak dan orang dewasa untuk mengkonsumsinya. Tanaman ini mengandung atropin dan skopolamin pada batang, daun, buah, dan akar yang menyebabkan kelumpuhan di otot tubuh yang tidak disengaja, termasuk jantung. Bahkan, kontak fisik dengan daun dapat menyebabkan iritasi kulit.

White Snakeroot (Ageratina altissima)

Nama taksonomi sebelumnya adalah Eupatorium rugosum. Tanaman beracun asli Amerika utara ini mengandung tremetol. Tanaman ini tidak membunuh manusia secara langsung, karena masuk ke tubuh melalui ternak.

Artinya, jika ternak mengkonsumsi tanaman ini, kemudian ternak tersebut dimakan atau diambil susunya, racun tersebut ikut masuk ke tubuh. Banyak yang meyakini bahwa ibu Abraham Lincoln, Nancy Hanks, meninggal karena penyakit susu yang disebabkan tanaman ini.

Kacang Jarak (Ricinus communis)

Di Indonesia, biji jarak pagar atau jarak pohon biasa disebut biji kasturi (dari kata Castor Bean). Kacang jarak adalah tanaman menarik dari Afrika. Sementara biji yang diproses adalah sumber minyak jarak, secara alami mengandung racun ricin dan mematikan dalam jumlah kecil.

Leave a Reply