Semut yang bisa merasakan getaran gempa skala rendah di Bumi. (Sumber foto: Wikimedia Commons/Richard Bartz/Own Work/CC BY-SA 2.5)
Semut yang bisa merasakan getaran gempa skala rendah di Bumi. (Sumber foto: Wikimedia Commons/Richard Bartz/Own Work/CC BY-SA 2.5)

Dapatkah Satwa Memprediksi Terjadinya Gempa?

Ular

Malam menjelang 4 Februari 1975, orang-orang di sekitar KotaHaicheng, Tiongkok,melihat begitu banyak ular meninggalkan liang mereka.

Hal itu tidak biasa karena terjadi di pertengahan musim dingin, dengan suhu kadang di bawah nol. Ular-ular memilih keluar dari liang meski dengan risiko besar.Pada hari itu, sekitar jam 7.45 malam, Kota Haicheng dilanda gempa hebat yang menelan korban lebih dari dua ribu jiwa.

Ular telah dipercaya dapat memprediksi gempa setidaknya sejak 373 SM, ketika mereka pindah dari Kota Kelike di Yunani, beberapa saat sebelum tsunami menerjang.

Perilaku ular, sebenarnya memicu penelitian United States Geological Survey (USGS), yang secara khusus mempelajari apa yang terjadi di Kelike itu.

Dari hasil riset USGS, disimpulkan bahwa gempa-gempa kecil di awal (foreshock) diyakini menyebabkan ular keluar dari lubangya.Fakta bahwa ular mampu mendeteksi getaran kecil, patut kita ingat.

Oarfish

Oarfish memang ikan berwujud aneh, dan dibanyak budaya dianggap mempunyai kekuatan mistis. Jenis ini dapat panjangnya mencapai 5 meter, terlihat seperti pita besar dan hidup, memiliki wajah yang menakutkan (tetapi tidak berbahaya), dan hidup di laut dalam. Banyak juga yang percaya kemampuannya memprediksi gempa.

Live Science melaporkan, sekitar 20 orafish ditemukan hanyut di pesisir Jepang sebelum negara itu hancur akibat gempa kuat pada 2011. Oarfish juga banyak terdampar di waktu yang bertepatan dengan gempa kuat di Chile dan Taiwan pada 2010.

Beberapa orang di California sempat dilanda kepanikan saat beberapa oarfish terdampar di pesisir pantai, selama beberapa hari di 2013. Ternyata, gempa benar melanda, tapi bukan di California, melainkan di Jepang. Karena sekitar dua minggu kemudian, gempa Magnitude 7,3 melanda Jepang, meskipun itu tidak menyebabkan kerusakan besar.

Semua tampak mengarah ke sebuah pola. Namun hal ini kembali dibantah oleh USGS yang menyatakan bahwa semuanya tak lebih dari kebetulan. Oarfish hidup di lautan dalam, dan mungkin benar mampu merasakan getaran gempa di bawah laut, juga gempa gempa kecil yang mungkin tak dirasakan manusia. Hal ini bukan berarti mereka mampu memprediksinya.

Leave a Reply