Semut yang bisa merasakan getaran gempa skala rendah di Bumi. (Sumber foto: Wikimedia Commons/Richard Bartz/Own Work/CC BY-SA 2.5)
Semut yang bisa merasakan getaran gempa skala rendah di Bumi. (Sumber foto: Wikimedia Commons/Richard Bartz/Own Work/CC BY-SA 2.5)

Dapatkah Satwa Memprediksi Terjadinya Gempa?

Kodok

Para ilmuwan sedang meneliti reproduksi kodok di beberapa kolam di Italia pada 2009, saat tiba-tiba, semua pasangan kodok itu menghilang. Tiga hari kemudian, kotaL’Aquila dilanda gempa berkekuatan 5.9 SR, dan 300 orang tewas.

Para ilmuwan meyakini, kodok-kodok tersebut pergi dari tanah yang lebih tinggi untuk menghindari reruntuhan. Benarkah mereka mampu memprediksi gempa L’Aquila?

Kodok juga menjadi bahan penelitian saat gempa di Sichuan (Tiongkok) pada 2008 yang menelan 70 ribu korban jiwa. Harian The Telegraph melaporkan bahwa banyak blogger dari Tiongkok yang menulis tentang ribuan kodok berhamburan dan memenuhi jalan-jalan di beberapa desa di Sichuan beberapa hari sebelum gempa. Hingga saat ini, belum ada laporan maupun penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Burung

Beberapa saat sebelum gempa berkekuatan 5.8 SR melanda pantai timur AS pada 2011, 64 ekor flamingo di sebuah kebun binatang di kawasan itu terlihat gelisah dan berkumpul saling mendekat dengan kawanannya. Sementara bebek-bebek secara hampir bersamaan menuju ke air.

Di alam liar, flamingo juga terlihat kabur secara bersamaan dalam jumpa besar di India, beberapa saat sebelum gempa dan tsunami 2004. Hal yang sama terjadi di Tiongkok saat gempa Sichuan.

Para ilmuwan sepakat, bahwa burung, maupun hewan secara umum dapat merasakan gempa.Secara khusus, bisa diartikan bahwa hewan mempunyai indra sensitif yang mempu merasakan gelombang getaran awal, yang umumnya sangat rendah, tak dirasakan manusia, beberapa saat (biasanya dalam hitungan detik), sebelum getaran utama melanda.

Dan jika benar, hal ini tak banyak membantu. Beberapa detik tak cukup bagi manusia untuk melakukan tindakan yang cukup untuk menyelamatkan diri.Bisa jadi, di masa depan, sains mampu memberi jawaban. | MONGABAY.co.id

Leave a Reply