Festival Bunaken masih jadi salah satu primadona Pemerintah Provinsi Sulut pada Calender of Event North Sulawesi 2018 yang dilaunching oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw, Selasa 27 Februari 2018.
Festival Bunaken masih jadi salah satu primadona Pemerintah Provinsi Sulut pada Calender of Event North Sulawesi 2018 yang dilaunching oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw, Selasa 27 Februari 2018.

Manado Tetap Kondusif

MANADO, publikreport.com – Situasi Kota Manado dan sekitarnya tetap kondusif, pasca terjadinya aksi penolakan kedatangan Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith dan Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatthos, di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Aksi penolakan dilakukan ratusan massa dari beberapa Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) adat, di Bandar Udara (Bandara) Internasional Sam Ratulangi Manado, sejak Senin, 15 Oktober 2018, siang. Hingga Selasa, 16 Oktober 2018, Ormas Adat masih berjaga-jaga disejumlah tempat. Dan hari itu,  Habib Bahar Smith beserta rombongan kembali ke Jakarta dalam keadaan aman.

Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith adalah untuk menghadiri Haul Akbar ke-7 ayahnya, Al Habib Ali bin Abdurrahman bin Smith dan doa akbar untuk Bangsa Indonesia khususnya doa bersama untuk Palu dan Donggala yang digelar di Masjid Habib Alwi bin Smith, Kelurahan Karame, Kota Manado, Senin, 15 Oktober 2018, malam.

Sejak awal, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melakukan penjagaan ketat di Bandara Sam Ratulangi. Hal ini sebagai antisipasi guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Kendaraan taktis kepolisian juga disiagakan di sekitar bandara.

Di Jalan RE Martadinata, Manado, situasi sempat memanas, namun berhasil diredam dengan upaya persuasif oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulut.

Leave a Reply