Sosialisasi UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan di Sulut oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kamis, 25 Oktober 2018.
Sosialisasi UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan di Sulut oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kamis, 25 Oktober 2018.

DPR RI Sosialisasikan UU Kekarantinaan Kesehatan di Sulut

Ketua Tim Kunjungan Kerja Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Luthfi Andy Mutty mengatakan tujuan kunjungan kerja di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mensosialisasikan Undang-Undang (UU) Kekarantinaan Kesehatan.

“Ini untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan melindungi masyarakat dari penyakit dan faktor resiko kesehatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat,” jelas Luthfi, Kamis, 25 Oktober 2018 di Manado.

Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw mengapresiasi kunjungan kerja ini guna mensosialisasikan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Sulut menjadi salah satu lokasi awal yang dipilih Badan Legislasi DPR RI untuk sosialisasi UU Kekarantinaan Kesehatan,” katanya.

Letak geografis Sulut yang berada di bibir pasifik, menurut Steven, memposisikan kawasan ini sebagai penghubung Kawasan Indonesia Timur dengan Kawasan Pasifik dan merupakan wilayah lalu lintas orang dan barang, sehingga penerapan UU Kekarantinaan Kesehatan dinilai tepat.

“UU Kekarantinaan Kesehatan dapat mencegah masuknya faktor risiko penyebaran penyakit dan gangguan kesehatan melalui pelabuhan dan tempat lainnya. Pengendalian ini harus dilakukan secara terpadu,” ujarnya.

Melalui momentum ini, Steven berharap, Baleg DPR RI dapat memberikan informasi dan gagasan penting untuk meningkatkan kapasitas dalam mengimplementasikan UU Nomor 6 Tahun 2018 di Sulut. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply