You are currently viewing CPNS, Sistem CAT Dipercaya Tutup Celah Kecurangan

CPNS, Sistem CAT Dipercaya Tutup Celah Kecurangan

JAKARTA, publikreport.com – Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Dwi Wahyu Atmaji berpesan kepada peserta seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) 2018, agar benar-benar cermat dalam menegerjakan soal.

“Sebelum mengerjakan soal supaya berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Jangan tergiur janji oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, yang mengaku bisa meluluskan menjadi CPNS,” pesannya saat meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi CPNS, di Kantor Walikota Jakarta Selatan. Lokasi itu merupakan salah satu dari lima titik lokasi SKD CPNS Kementerian PANRB dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) hari pertama yang diikuti tercatat 432 peserta. Selain di Jakarta, lokasi lainnya adalah Padang, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Utara. Pelaksanaan SKD CPNS Kementerian PANRB digelar di 24 titik.

Apa yang dikatakan Atmaji, diamini oleh sejumlah peserta seleksi CPNS yang berhasil ditemui di kantor Walikota Jakarta Selatan. Para peserta menyambut baik penggunaan sistem berbasis komputer ini.

Irfan Lukum (24), peserta seleksi CPNS Kementerian PANRB, menilai sistem CAT sangat baik serta transparan  jika dibandingkan dengan tes CPNS terdahulu yang masih manual menggunakan kertas.

“Pengunaan komputer dalam pelaksanaan tes CPNS menutup celah kebocoran soal serta menghilangkan anggapan bisa menitip orang dalam. Dengan penggunaan komputer apa yang dikerjakan maka itulah yang didapatkan, tidak bisa diubah karena hasil langsung muncul saat tes berakhir,” ujarnya usai mengikuti tes di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jumat, 26 Oktober 2018.

Lulusan Universitas Brawijaya ini mengaku baru kali pertama mengikuti  seleksi CPNS, sehingga rasa panik dan grogi kerap dialami. Ia tertarik untuk mendaftar CPNS di Kementerian PANRB, selain karena ia lulusan Administrasi Publik, dirinya memiliki minat tinggi terhadap hal-hal yang berbungan dengan sumber daya manusia dan kepegawaian.

Leave a Reply