Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi tuan rumah Asean-China Workshop on Safety of Navigation and Communication in the South China Sea. Jumat, 30 November 2018, lokakarya ini dibuka dan dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulut, Rudi Mokoginta di Manado.
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi tuan rumah Asean-China Workshop on Safety of Navigation and Communication in the South China Sea. Jumat, 30 November 2018, lokakarya ini dibuka dan dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulut, Rudi Mokoginta di Manado.

Sulut Tuan Rumah Lokakarya Asean-China

MANADO, publikreport.com – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi tuan rumah Asean-China Workshop on Safety of Navigation and Communication in the South China Sea. Jumat, 30 November 2018, lokakarya ini dibuka dan dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulut, Rudi Mokoginta di Manado.

“Tentunya menjadi suatu kebanggaan dan sukacita tersendiri, manakala daerah yang kami cintai ini dijadikan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan Asean-China Workshop on Safety of Navigation and Communication in the South China Sea,” ucap Rudi.

Agenda ini, Rudi optimis akan mampu mensolusikan berbagai permasalahan teknis terkait keselamatan navigasi dan komunikasi di Laut China Selatan. Pertemuan ini juga penting dalam konteks pembangunan bangsa dan negara khususnya Sulut.

“Bagi Sulut sendiri kegiatan ini tentunya sangat berarti, terlebih karena kami terus menempatkan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu sektor penggerak pembangunan, sebagaimana telah tercantum dalam poin pertama sapta cita pembangunan daerah 2016-2021, yakni mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor kemaritiman,” jelasnya.

Sulut, Rudi memaparkan, merupakan salah satu provinsi kepulauan di Indonesia yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi, dengan ibukota Manado. Secara provinsi ini berada di kawasan perbatasan Indonesia-Filipina.

Luas wilayah Sulut, 15.376,99 Km2, dan memiliki 287 pulau, dimana 59 pulau berpenghuni, dan 228 pulau belum berpenghuni, serta 12 pulau terdepan, dan 2 pulau diantaranya langsung berbatasan dengan Filipina, yaitu pulau Miangas dan pulau Marore.

“Posisi geografis Sulut sangat strategis karena terletak di bibir pasifik yang merupakan jalur perdagangan dunia dan pusat distribusi barang dan jasa sehingga sangat prospektif untuk perdagangan regional maupun internasional,” katanya. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply