Ilustrasi
Ilustrasi

Minut KLB DBD

Tidak salah jika Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Minut) masuk dalam Kategori Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Deque (DBD). Buktinya, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minut, sepanjang tahun 2018, tercatat 330 kasus DBD yang masuk Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat), di mana 3 orang meninggal. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 dimana hanya 95 kasus.

Ironisnya, 3 wilayah yakni Puskesmas Kauditan, Kolongan dan Tatelu merupakan daerah terbanyak kasus DBD. Sementara penderita DBD yang meninggal ada di Tatelu, Airmadidi dan Wori.

“Jumlah penderita DBD tertinggi di bulan Desember 2018 sebanyak 60 kasus seiring dengan datangnya musim penghujan,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Minut, dr Rina Widayati MKes kepada wartawan, Rabu, 09 Januari 2019.

Sepanjang 2018, jumlah pasien DBD, yakni di Puskesmas Kolongan 58 kasus, Puskesmas Airmadidi 30 kasus, Puskesmas Kauditan 119 kasus, Puskesmas Kema 23 kasus, Puskesmas Tatelu 60 kasus, Puskesmas Talawaan 8 kasus, Puskesmas Batu 5 kasus, Puskesmas Mubune 2 kasus, Puskesmas Likupang 17 kasus, Puskesmas Wori 6 kasus dan Puskesmas Tinongko 2 kasus.

BACA JUGA: Musim Hujan Tiba, Waspadai Penyakit-penyakit Ini

Leave a Reply