Sersan Dua (Serda) Arsyad, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1302-07/Tombariri, Senin, 14 Januari 2019, membantu warga menangkap buaya di Jaga VII, Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Buaya ini diduga telah memangsa, Deysi Tuwo (45).
Sersan Dua (Serda) Arsyad, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1302-07/Tombariri, Senin, 14 Januari 2019, membantu warga menangkap buaya di Jaga VII, Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Buaya ini diduga telah memangsa, Deysi Tuwo (45).

Serda Arsyad Harus ‘Bergulat’ dengan Buaya

TONDANO, publikreport.com – Buaya yang diduga telah memangsa salah satu warga, Deysi Tuwo (45), Senin, 14 Januari 2019, sekitar jam 11.00 WITA, ditangkap Sersan Dua (Serda) Arsyad, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1302-07/Tombariri. Upaya menangkap hewan ampibi ini dilakukan Serda Arsyad, sampai harus ‘bergulat’ dengan buaya itu di kolam tempat hewan itu dipelihara, yakni bertempat di Jaga VII, Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Setelah ditangkap, buaya tersebut rencananya akan dibawa dan diserahkan ke Pusat Penangkaran Tasik Oki, Desa Kema III, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

“Saya memerintahkan anggota untuk membantu warga menangkap buaya itu,” kata Pelaksan Harian (Plh) Komandan Rayon Militer (Koramil) 1302-07/Tombariri, Pembantu Letnan Satu (Peltu), Jansen Linu.

BACA JUGA: Serda Arsyad: Saya Bangga Berhasil Menangkap Buaya Itu

Penangkapan untuk pemindahan buaya ini, menurut Jansen, tujuannya agar tidak ada korban lagi.

“Menghindari jangan sampai ada korban berikutnya,” ujarnya. | VERONICA DSK

Leave a Reply