Setelah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa selama 9 bulan, akhirnya Minggu, 27 Januari 2019, BW alias Brian (24), ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) yang dipimpin Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Ronny Wentuk.
Setelah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa selama 9 bulan, akhirnya Minggu, 27 Januari 2019, BW alias Brian (24), ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) yang dipimpin Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Ronny Wentuk.

DPO 9 Bulan, Brian Akhirnya Tertangkap

KRIMINALITAS

TONDANO, publikreport.com – Setelah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa selama 9 bulan, akhirnya Minggu, 27 Januari 2019, BW alias Brian (24), ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) yang dipimpin Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Ronny Wentuk. Tersangka pelaku penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) ini diringkus saat sedang berada di rumah isterinya yang berada di Kelurahan Luaan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Tersangka ditangkap berdasarkan laporan kepolisian atas kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap Jorgi (21), warga Wawalintouan pada 19 April 2018 lalu,” jelas Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Minahasa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hilman Rohendi.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan sajam ini, menurut Hilman, di depan Indomart yang berada di Kelurahan Liningaan, Tondano.

BACA JUGA: DPO Penggelapan Uang Koperasi Diringkus Tim Resmob

“Dalam pemeriksaan, tersangka Brian mengakui perbuatannya,” ungkapnya.

Brian, Hilman mengatakan, dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. | RIO YANTO

Leave a Reply