You are currently viewing Hangatnya Hutan Pinus Lahendong

Hangatnya Hutan Pinus Lahendong

Tanah putih (demikian sebutan masyarakat setempat). Tanah putih ini berupa belerang disekeliling lumpur panas dengan air yang mendidih. Hangatnya kawasan ini disejukkan dengan tampilan hijau gugusan pohon pinus di sekelilingnya.

Inilah kawasan wisata Pinus Lahendong terletak di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Objek wisata yang telah cukup mendunia ini jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota  Tomohon, hanya sekitar 6 kilometer (km). Dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor roda empat (mobil) atau roda dua (motor) menyusuri jalan protokol beraspal mulus. Tempat ini tidak sulit ditemui karena berada di pinggir jalan utama, tepatnya di perbatasan antara Kelurahan Lahendong dan Kelurahan Tumatangtang I.

Memasuki kawasan tersebut, Anda akan disuguhi jalanan paving menurun. Selanjutnya kendaraan bisa diparkir di area yang cukup luas. Bau menyengat belerang pasti akan tercium ketika bersantai atau bergerak menikmati indahnya alam melalui jalan-jalan setapak yang dibuat pengelola.

“Wisatawan lokal, domestik kami kenai Rp20 ribu per orang. Sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan Rp30 ribu per orang. Tanda masuk yang didapatkan dapat ditukarkan dengan kopi atau teh hangat dengan cemilan pisang goreng. Bagi mereka yang akan mandi dikenai Rp5 ribu per orang,” jelas Manajer Kawasan Wisata Pinus Lahendong, Margita Kiroh-Legi.

Tempat ini memang menyediakan spot-spot foto yang indah. Selain itu juga disediakan sejumlah fasilitas seperti, café, gazebo, kolam pemandian air panas maupun kamar-kamar mandi air panas.

Wisatawan akan makin betah berada di tempat ini ketika menikmati indahnya danau buatan dengan air yang berwarna-warni ketika diterpa sinar matahari. Eits, hati-hati menyusuri area-area di tempat ini. Pasalnya, selain permukaan tanahnya yang cukup licin juga terdapat tempat-tempat berbahaya. Sebaiknya ikuti papan-papan petunjuk yang terpasang atau jangan keluar dari pembatas jalan setapak. Jangan sampai Anda tercebur ke lumpur panas atau di area-area yang kelihatan indah karena nampak uap-uap yang keluar dari tanah atau batu-batu panas dengan air yang mendidih.

Pesona Hutan Pinus Lahendong

“Kami dan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lahendong serta beberapa perguruan tinggi yang kerap melakukan penelitian di tempat ini, terutama dari Universitas Gajah Mada (UGM) telah membuat dan memasang papan tanda-tanda petunjuk. Memang diakui beberapa telah rusak, jatuh. Itu karena papan-papan petunjuk ini terbuat dari besi, sehingga cepat rusak karena tingginya gas yang bersifat korosif,” jelas Ita panggilan akrab Margita Kiroh-Legi kepada publikreport.com, Sabtu 25 Januari 2019.

Leave a Reply