Barang bukti (babuk) berupa sarang walet, yang berhasil diamankan Reskrim Polsek Motoling saat menangkap terduga pencuri sarang burung walet, JP alias Jei, warga Desa Kakas Toliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Tersangka tertangkap tangan sedang melakukan pencurian sarang burung walet milik Billy Dengah di jalan raya antara Desa Motoling dan Desa Malola.
Barang bukti (babuk) berupa sarang walet, yang berhasil diamankan Reskrim Polsek Motoling saat menangkap terduga pencuri sarang burung walet, JP alias Jei, warga Desa Kakas Toliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Tersangka tertangkap tangan sedang melakukan pencurian sarang burung walet milik Billy Dengah di jalan raya antara Desa Motoling dan Desa Malola.

Pencuri Sarang Walet Tertangkap

KRIMINALITAS

AMURANG, publikreport.com – Seorang tersangka terduga pencuri sarang burung walet, JP alias Jei, warga Desa Kakas Toliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), berhasil dibekuk Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Motoling. Tersangka tertangkap tangan sedang melakukan pencurian sarang burung walet milik Billy Dengah di jalan raya antara Desa Motoling dan Desa Malola.

“Tersangka nyaris menjadi korban amuk massa warga Desa Motoling,” kata Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan (Minsel), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arie Prakoso, Rabu 30 Januari 2019.

Tersangka yang nyaris menjadi korban amuk massa, menurut Arie, berhasil diamankan oleh personil Polsek Motoling yang masuk ke gedung sarang burung walet.

BACA JUGA: Harga Sarang Burung Walet di Sampit Rp 13,5 Juta/Kg

BACA JUGA: Aturan Tentang Usaha Peternakan Burung Walet

“Saat petugas tiba di lokasi, sudah ada puluhan warga yang mengepung TKP (Tempat Kejadian Perkara),” jelasnya.

Bersama dengan tersangka, Arie mengungkapkan, polisi juga mengamankan barang bukti (babuk) berupa sarang walet, senjata tajam (sajam), lampu senter, linggis, tas ransel, sandal jepit,penutup wajah, sarung tangan, serta jimat.

“Kami masih terus melakukan pengembangan kasus atas indikasi adanya tersangka lain,” tambahnya. | RIO YANTO

Leave a Reply