Johnson Liuw, Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon.
Johnson Liuw, Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon.

Empat ‘T’ Pembayar Pajak Daerah

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon, Johnson Liuw mengungkapkan ada empat kategori pembayar pajak daerah di Kota Tomohon.

Empat kategori ini, yakni taat, taat tapi tidak jujur, tidak jujur dan tidak mau membayar.

“Taat artinya, taat membayar pajak. Taat tapi tidak jujur, artinya mau membayar, namun merekayasa data pajak daerah yang harus disetorkannya. Tidak jujur, menyembunyikan data pajak daerahnya dan tidak mau membayar, adalah mereka sama sekali tidak mau membayar pajak daerahnya,” jelas Johnson saat berbincang dengan publikreport.com, Kamis 31 Januari 2019 di lobi Kantor BPKPD Kota Tomohon.

Pengusaha Galian C di Tomohon ‘Malas‘ Bayar Pajak Daerah

Agar pendapatan daerah dari sektor pajak dapat optimal, Johnson menyatakan, dalam waktu dekat BPKPD Kota Tomohon akan bekerjasama dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon.

“Pajak daerah Kota Tomohon bersumber dari pajak galian c dan pajak rumah makan/restoran. Khusus untuk pajak daerah dari rumah makan/restoran berjalan dengan baik realisasinya,” ujarnya.

Leave a Reply