Ketua Devisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon, Irfan Dokal saat menerima kedatangan Alexander Tewu yang mengaku adalah LO dari caleg DPD RI atas nama Denny Tewu di Kantor Bawaslu Kota Tomohon, Senin 04 Februari 2019. Kedatangan Alexander adalah untuk memenuhi surat panggilan klarifikasi terkait penempatan APK. (foto: publikreport.com)
Ketua Devisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon, Irfan Dokal saat menerima kedatangan Alexander Tewu yang mengaku adalah LO dari caleg DPD RI atas nama Denny Tewu di Kantor Bawaslu Kota Tomohon, Senin 04 Februari 2019. Kedatangan Alexander adalah untuk memenuhi surat panggilan klarifikasi terkait penempatan APK. (foto: publikreport.com)

APK Caleg, Bawaslu: Sementara Diproses

POLITIK

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang terpasang di beberapa wilayah Kota Tomohon diduga menyalahi aturan. Hal sama juga terkait penempatan/pemasangan panji partai politik (parpol).

Adanya dugaan pelanggaran penempatan APK calon legislatif (caleg) dan panji parpol jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Ketua Devisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon, Irfan Dokal mengaku dugaan pelanggaran sudah sementara diproses.

“Surat untuk klarifikasi sudah dilayangkan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon dan kepada para caleg yang APK-nya diduga melanggar aturan. Demikian halnya terhadap pengurus parpol yang bendera parpolnya salah penempatan,” kata Irfan kepada publikreport.com Senin 04 Februari 2019 di Kantor Bawaslu Kota Tomohon.

Selain APK dan bendera parpol, menurut Irfan, berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu dan laporan masyarakat juga disinyalir ada pelanggaran kampanye oleh salah satu parpol dan oleh dua calon anggota DPD RI.

“Ada yang sudah memenuhi panggilan untuk klarifikasi. Ada juga yang belum,” ujarnya.

Hampir seluruh parpol dan Caleg peserta Pemilu 2019 di Kota Tomohon, Irfan menyatakan, disinyalir melakukan pelangaran pemasangan APK sebagaimana Keputusan KPU Kota Tomohon Nomor: 225/PL.05.1KPtS/7173/KOTA/XII/2018 tentang Perubahan Kedua Keputusan KPU Kota Tomohon Nomor: 178/PL.05.1-KPtS/7173/KOTA/IX/2018 tentang Penetapan Lokasi Pemasangan APK Pemilu Tahun 2019 di Kota Tomohon.

Banyak APK Caleg Langgar Keputusan KPU

Dugaan pelanggaran ini, tambah  Ketua Devisi Penindakan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Tomohon, Steven Linu, sifatnya pelanggaran administratif.

“Sudah sementara berproses. Beberapa sudah memenuhi surat panggilan klarifikasi. Mereka yang datang, yakni LO caleg maupun pengurus parpol (ada ketua atau sekretaris) di Kota Tomohon,” ujarnya.

Bawaslu Nyatakan Belum Ada Temuan dan Laporan

Leave a Reply