Daging as (lapis) babi yang dipotong besar-besar diberi bumbu ditusuk dengan bambu kemudian dibakar di atas bara tempurung.
Daging as (lapis) babi yang dipotong besar-besar diberi bumbu ditusuk dengan bambu kemudian dibakar di atas bara tempurung.

Ragey

Ragey adalah kuliner khas Minahasa berupa daging as (lapis) babi yang dipotong besar-besar diberi garam dan air lemon kemudian dibakar.

Sebutan Ragey sendiri ental berawal dari mana. Namun, ada yang menyebut ini berawal dari Kawangkoan, salah satu daerah (kecamatan) yang ada di tanah Minahasa.

BACA JUGA: Pangi dan Saut

Membakar daging babi (terutama yang disebut lapis oleh orang Minahasa) yang telah dipotong-potong besar dapat dengan cara ditusuk memakai bambu atau besi. Dapat juga membakarnya utuh dengan ukuran lebih besar tanpa bambu atau besi.

BACA JUGA: Tinoransak, Masakan Rumahan Khas Tanah Minahasa

Setelah dagingnya masak, biasanya Ragey disajikan dengan dabu-dabu (cabe yang ditumbuk ditambahi tomat dan bawang merah).

BACA JUGA: Kompleks Ragey Kakaskasen I, Kerap Timbulkan Kemacetan

Saat ini menu Ragey mudah didapat/ditemui diberbagai wilayah Minahasa, banyak rumah makan yang menyedikannya.

Asap akan memenuhi area berjualan hingga ke jalan ketika daging mulai dibakar di atas bara tempurung. Asap dengan bau wangi khas itulah ciri khas kios penjual Ragey di tanah Minahasa. | NGARANNA Production

Leave a Reply