Hendra Lumanauw, Ketua Devisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Hendra Lumanauw, Ketua Devisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Pemilu 2019, 667 TPS Disiapkan KPU Minut

POLITIK

AIRMADIDI, publikreport.com – Ketua Devisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Hendra Lumanauw mengatakan, jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yakni Pemilihan Presiden (Pilpres), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kesiapan logistik terus dimatangkan.

“Persiapan sudah mulai kami lakukan agar 17 April 2019 atau hari pemilihan, sudah tidak ada kendala lagi,” kata Hendra kepada wartawan, Kamis 14 Februari 2019.

Untuk Pemilu 2019, Hendra menjelaskan, di Kabupaten Minut, disiapkan sebanyak 667 Tempat  Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 125 desa dan 6 kelurahan yang ada 10 kecamatan. Dengan 1.415 bilik suara, 3.310 kotak suara, 67.391 segel dan 1.288 botol tinta.

Surat suara

BACA JUGA: Relawan Demokrasi Dibekali KPU

BACA JUGA: KPU Minut Coret NIK Tak Jelas dari DPT

BACA JUGA: Banyak APK Caleg Langgar Keputusan KPU

Logistik surat suara untuk Kabupaten Minut, Hendra mengatakan, sudah dicetak berdasarkan jumlah pemilih tetap,  yakni 162.495 pemilih.

“Dijadwalkan logistik surat suara untuk Minut akan masuk, Selasa 19 Februari mendatang. Sebab saat ini baru akan dilaksanakan pengiriman dari Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui jalur laut,” ungkapnya.

Kertas suara atau surat suara yang akan masuk ke Kabupaten Minut, menurut Hendra, sebanyak jumlah pemilih ditambah dua persen untuk setiap Daerah Pemilihan (Dapil).

“Penambahan ini untuk mengantisipasi kertas suara yang rusak,” terangnya. | GLENLY B

Leave a Reply