Asisten Deputi Pelayanan Publik KemenPANRB, M Imanuddin, (pakai kopiah) bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Jakarta, Jumat 15 Februari 2019.
Asisten Deputi Pelayanan Publik KemenPANRB, M Imanuddin, (pakai kopiah) bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Jakarta, Jumat 15 Februari 2019.

DID Untuk Inovasi Pelayanan Publik

JAKARTA, publikreport.com – Pemberian Dana Insentif Daerah (DID) bagi pemerintah daerah yang berhasil masuk dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik bertujuan untuk memacu ide dan memotivasi setiap penyelenggara pelayanan publik agar terus berinovasi.

“Inovasi harus berkelanjutan, ditingkatkan, dan disempurnakan melalui DID,” jelas Asisten Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), M Imanuddin, saat menerima kunjungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Jakarta, Jumat 15 Februari 2019.

BACA JUGA: Pelayanan Publik, Adakah Perubahan Paradigma?

Seperti tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PANRB Nomor 3/2018, menurut Imanuddin, ada tiga bentuk penghargaan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2018. Untuk Top 99, akan diberikan sertifikat serta kesempatan untuk mengikuti pengembangan kapasitas yang difasilitasi oleh pemerintah. Sedangkan bagi Top 40 Inovasi Pelayanan Publik, akan diberikan penghargaan berupa piala dan pertimbangan untuk menerima DID.

Imanuddin mengatakan, arah pengembangan inovasi, kebijakan, dan percepatan penyebaran inovasi adalah hal penting lainnya. Penyebaran inovasi ke daerah lain ini berguna untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik Indonesia.

BACA JUGA: Bagaimana Kualitas Pelayanan Publik Pemerintah? Ini Kata Pengamat

“Yang penting adalah transfer pengetahuan atau replikasi. Dengan percepatan saya kira sangat tepat,” katanya.

Teknis penggunaan DID, Imanuddin menjelaskan, diserahkan kepada kebijakan daerah masing-masing. Namun, tujuan utama dana tersebut adalah pengembangan dan replikasi inovasi.

BACA JUGA: EMAS yang Tak Berkilau

“DID diserahkan dan digunakan sesuai kebijakan kepala daerah masing-masing. Bisa juga digunakan untuk mematangkan teknologi dan menyebarkannya ke daerah-daerah lain,” ucapnya. | DORANG

Leave a Reply