Koalisi Dog Meat Free Indonesia yang terdiri dari enam organisasi baik lokal maupun Internasional, Sabtu 03 Maret 2019, mengunjungi Pasar Tomohon. Di pasar ini mereka mewawancarai masyarakat dan Sekretaris Daerah Kota Tomohon, terkait perdagangan daging anjing dan kucing.
Koalisi Dog Meat Free Indonesia yang terdiri dari enam organisasi baik lokal maupun Internasional, Sabtu 03 Maret 2019, mengunjungi Pasar Tomohon. Di pasar ini mereka mewawancarai masyarakat dan Sekretaris Daerah Kota Tomohon, terkait perdagangan daging anjing dan kucing.

Kampanye Stop Makan Daging Anjing dan Kucing di Tomohon

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Koalisi Dog Meat Free Indonesia yang terdiri dari enam organisasi baik lokal maupun Internasional pekan lalu berkunjung ke Kota Tomohon. Mereka yang mengaku mewakili jutaan pendukung di dunia mengkampanyekan menghentikan perdagangan daging anjing dan kucing serta stop memakan dagingnya. Komitmen ini dengan atas dasar kesehatan dan keselamatan warga juga ilegalitas dan kekejaman terhadap hewan.

Negara-negara yang terlibat dalam kampanye ini, yakni Inggris, Jerman, Amerika Serikat, Italia dan Indonesia. Juga enam  organisasi, seperti Change for Animal Foundation dengan Direktur, Lola Webber, Fonderverein Animal Hope & Wellness av dengan Direktur, Sebastian Margenfeld, Action Project Animal dengan Direktur, Davide Acito, Animal Friends Manado Indonesia Anne Parengkuan-Supit.

Jumat 01 Maret 2019,  Lola Webber, Sebastian Margenfeld, Davide Acito bersama Peter Egan duta kampanye yang juga adalah selebrity Inggris menggelar diskusi di Okoy Flower Garden selama dua hari. Sabtu 02 Maret 2019, mereka merekam aktivitas pedagang di Pasar Beriman Tomohon, sekaligus mewawancarai masyarakat dan Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Harold Viktor Lolowang.

“Kami berharap pemerintah dapat menghentikan perdagangan anjing dan kucing, untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat,” kata Lola Webber, Sebastian Margenfeld, Davide Acito dan Peter Egan.

Begini Nasib Satwa-satwa Ini di Pasar Ekstrem…

Leave a Reply