Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Minut dan sejumlah pimpinan partai politik, Jumat 08 Maret 2019, menunggu sejak pagi hingga siang karena pintu Kantor Sekretaris DPRD Kabupaten Minut masih dikunci. (foto: publikreport.com)
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Minut dan sejumlah pimpinan partai politik, Jumat 08 Maret 2019, menunggu sejak pagi hingga siang karena pintu Kantor Sekretaris DPRD Kabupaten Minut masih dikunci. (foto: publikreport.com)

Bahas PAW, Sekretariat DPRD ‘Disegel’

POLITIK

AIRMADIDI, publikreport.com – Kejadian tidak menyenangkan dialami sejumlah wakil rakyat yang menempati gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Jumat 08 Maret 2019. Pasalnya, Kantor Sekretariat DPRD Minut yang seharusnya dibuka sejak pagi, namun hingga siang, pintu kantor ‘disegel’ atau digembok dari luar.

Kantor Sekretariat DPRD Minut terlihat sepi dari pegawai Alhasil sejumlah anggota DPRD Minut terpaksa harus menunggu di luar kantor hingga siang hari. Nanti sekitar pukul 11.00 Wita, pintu Sekretariat DPRD dibuka karena hadirnya Ketua DPRD Kabupaten Minut, Berty Kapojos.

Sekretaris Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Minut, Marthen Pantouw menyatakan sangat menyayangkan sikap dari Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Minut yang masih menutup pintu  di jam kantor. Padahal pada hari itu (Jumat 08 Maret 2019) akan dilaksanakan pembahasan tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap salah satu anggota DPRD Minut.

“Ini sama artinya melecehkan Ketua DPRD Minut, karena hari ini ada agenda pembahasan PAW. Ironisnya lagi, nomor handphone (Hp) Sekwan tidak aktif saat dihubungi,” kata Marthen kepada wartawan di gedung DPRD Minut.

Hal senada juga dilontarkan oleh salah satu anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Novi Paulus dan Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Arlen Pungus. Keduanya mempertanyakan kinerja serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari Sekwan Minut.

BACA JUGA: Kepala Dinas: Pemilihan Hukum Tua Ditunda

Leave a Reply