Petugas Kapal Tunda Bunaken bersama Dermaga Nusantara dan personil piket Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Bitung, Kamis 06 Maret 2019, saat mengevakuasi seekor penyu langka. Penyu berukuran berat sekitar 25 kg, panjang 55 cm dan lebar 45 cm, terapung di perairan antara dermaga Terminal Peti Kemas dan Industri Kimia Dasar (IKD) Bitung.
Petugas Kapal Tunda Bunaken bersama Dermaga Nusantara dan personil piket Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Bitung, Kamis 06 Maret 2019, saat mengevakuasi seekor penyu langka. Penyu berukuran berat sekitar 25 kg, panjang 55 cm dan lebar 45 cm, terapung di perairan antara dermaga Terminal Peti Kemas dan Industri Kimia Dasar (IKD) Bitung.

Seekor Penyu Langka Berhasil Diselamatkan

BITUNG, publikreport.com – Petugas Kapal Tunda  Bunaken bersama Dermaga Nusantara dan personil piket Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Bitung, Kamis 06 Maret 2019, berhasil menyelamatkan seekor penyu langka. Penyu berukuran berat sekitar 25 kg, panjang 55 cm dan lebar 45 cm, terapung di perairan antara dermaga Terminal Peti Kemas dan Industri Kimia Dasar (IKD) Bitung.

Keberadaan penyu langka ini, diketahui pertama kali oleh para petugas Kapal Tunda Bunaken. Petugas langsung mengevakuasi penyu menggunakan tali, lalu menyerahkannya ke Dermaga Nusantara. Hal ini kemudian dilaporkan ke Polsek KPS Bitung. Personel piket Polsek KPS yang menerima laporan, bergegas mendatangi dermaga kemudian menyerahkan penyu ke Dinas Karantina Pelabuhan Samudera Bitung untuk proses penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA: Sulut Termasuk Lokasi Perburuan Penyu

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) KPS Bitung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) May Diana Sitepu menjelaskan, evakuasi terhadap penyu langka ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA: Olly Minta Lindungi Habitat Penyu

“Penyu ini merupakan salah satu satwa langka yang dilindungi Undang-Undang (UU), sehingga setiap warga wajib menjaga dan melestarikannya agar tidak punah,” jelasnya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply