Alci Mantiaha (55), warga Kampung Biru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, nekad mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, Minggu 10 Maret 2019.
Alci Mantiaha (55), warga Kampung Biru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, nekad mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, Minggu 10 Maret 2019.

Alci Nekad Gantung Diri

TAHUNA, publikreport.com – Warga Kampung Biru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 10 Maret 2019, gempar dengan adanya peristiwa gantung diri oleh seorang perempuan, Alci Mantiaha (55), warga setempat.

“Dugaan sementara korban bunuh diri karena putus asa sakitnya tak kunjung sembuh. Kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resort (Polres) Sangihe, Inspektur Satu (Iptu) Jacob Sedu.

“Keluarga korban menolak otopsi yang dinyatakan melalui surat pernyataan,” sambungnya.

Korban, Jacob menceritakan, ditemukan pertama kali oleh cucunya, Razid Mantiaha (16), sekitar jam 08.30 WITA. Pagi itu anak disuruh ayahnya, Erwin Mantiaha (35) untuk mengecek kondisi nenek, karena beberapa hari terakhir mengeluh sakit.

Dari depan rumah, anak itu memanggil neneknya berulang-ulang namun tak ada jawaban. Dirinya lalu membuka pintu depan dan mendapati korban telah dalam keadaan tergantung pada sehelai kain, yang terikat di balok atap ruang tengah. Kaget dirinya langsung keluar rumah dan memberitahukan hal ini kepada kapitalaung (kepala kampung), Ikram Makadolang, yang tinggal tak jauh dari rumah korban.

BACA JUGA: Isteri Kaget Dapati Suami Gantung Diri

Leave a Reply