Ketua MUI Provinsi Sulut, Abd Wahab Abd Gafur menerima kunjungan Kapolda Sulut, Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto di Kantor MUI Sulut yang berada di Komo Dalam Manado, Senin 11 Maret 2019.
Ketua MUI Provinsi Sulut, Abd Wahab Abd Gafur menerima kunjungan Kapolda Sulut, Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto di Kantor MUI Sulut yang berada di Komo Dalam Manado, Senin 11 Maret 2019.

Ketua MUI Sulut: Masjid Bukan Untuk Kegiatan Politik

RELIGI | POLITIK

MANADO, publikreport.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Abd Wahab Abd Gafur menyerukan, masjid adalah sebagai tempat ibadah dan bukan untuk tempat kegiatan politik.

“Alhamdulillah, selama ini tidak pernah terjadi hal-hal seperti itu. Warga sudah dewasa dalam berpolitik,” kata Wahab saat menerima kunjungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut, Inspektur Jenderal (Irjen) Remigius Sigid Tri Hardjanto ke Kantor MUI Sulut yang berada di Komo Dalam Manado, Senin 11 Maret 2019.

Penegasan Ketua MUI Sulut ini, sangat diapresiasi Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto.

“Masjid itu menjadi tempat untuk ibadah dan tempat untuk pemberdayaan umat. Tugas dari MUI menyampaikan hal-hal terkait dengan penggunaan masjid,” kata Remigius.

BACA JUGA: Kisah Olly Tentang Pembangunan Gereja di Bekasi

BACA JUGA: Heboh di Medsos Ada Teroris di Minut

BACA JUGA: Manado Tetap Kondusif

Kunjungannya ke Kantor MUI Sulut bersama sejumlah perwira Polda Sulut, Remigius menjelaskan, intinya saling silaturahmi dan berkomunikasi. Sehingga predikat Sulut khususnya Kota Manado yang aman dan kota yang toleran dipertahankan dan ditingkatkan.

“Sulut sulit disulut karena solid,” tegasnya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply