Johanis EH Pilat, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Johanis EH Pilat, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Masyarakat Mengeluh Tentang Mitan, Ini Penjelasan Pemerintah

TAHUNA, publikreport.com – Sudah sepekan ini masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe mengeluh dengan kekosongan minyak tanah (mitan) di semua pangkalan.

Atas fenomena yang menyusahkan warga masyarakat ini, sejumlah wartawan, Selasa 12 Maret 2019, mendatangi Kantor BBM Tahuna guna mencari informasi dan penjelasan terkait kosongnya minyak tanah di semua pangkalan. Tiba ternyata Kepala BBM tidak berada di kantor. Menurut pihak keamanan (sekuriti) kantor itu, Kepala BBM Tahuna sedang rapat di Kantor Bupati Sangihe.

Wartawan kemudian menuju Kantor Bupati Sangihe, namun ternyata rapat sudah dimulai. Sejumlah wartawan mencoba menghubungi Kepala BBM Tahuna melalui telepon selular, tapi tidak tersambung.

Akhirnya, wartawan menuju ke ruang kerja Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setdakab Sangihe, Johanis EH Pilat. Disini akhirnya bisa mendapatkan informasi. Johanis mengakui masyarakat mengeluh karena kosongnya minyak tanah di semua pangkalan.

BACA JUGA: Jokowi: Kebijakan BBM Satu Harga Habiskan Biaya Rp 800 Miliar

BACA JUGA: Pembelian BBM Khusus Penugasan

BACA JUGA: Tenaga Kerja Adukan PT Smirna ke Dinaker

“Tadi kami sudah melakukan rapat bersama dengan Kepala Depot BBM, Polres, Lanal dan pihak agen. Hasilnya, kosongnya minyak tanah itu disebabkan karena instalasi mengalami gangguan, sehingga minyak tanah terkontaminasi dengan zat lain. Langkah yang diambil minyak tanah dari kapal langsung ke mobil,” jelasnya.

Ditanya kerusakan terjadi di instalasi mana, Johanis mengatakan, silahkan konfirmasi ke pihak Depot BBM.

“Yang jelas distribusi ke semua pangkalan sudah jalan sejak kemarin. Dipastikan besok semua pangkalan terlayani,” ujarnya. | ARIFIN M

Leave a Reply