Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, di Kelurahan Mogolaing, Kotamobagu, Selasa 19 Maret 2019, sore, menyerahkan secara simbolis 1.243 sertifikat tanah bagi masyarakat Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mondondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, di Kelurahan Mogolaing, Kotamobagu, Selasa 19 Maret 2019, sore, menyerahkan secara simbolis 1.243 sertifikat tanah bagi masyarakat Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mondondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Di Totabuan, Olly Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah

KOTAMOBAGU, publikreport.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, di Kelurahan Mogolaing, Kotamobagu, Selasa 19 Maret 2019, sore, menyerahkan secara simbolis 1.243 sertifikat tanah bagi masyarakat Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mondondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Ini adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Sertifikat tanah PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), menurut Olly, merupakan salah satu program unggulan nasional yang digagas Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (KemenATR/BPN), sebagai implementasi program Nawacita guna percepatan pelayanan kepada masyarakat dalam pengurusan sertifikat hak atas tanah atau legalisasi aset.

BACA JUGA: Upaya Gugatan TUN Jika Terjadi Penyerobotan Tanah

Sertifikat tanah yang telah dibagikan, Olly menegaskan, menjadi bukti kepemilikan tanah yang sah dan mencegah terjadinya sengketa kepemilikan lahan.

“Sertifikat tanah ini memberikan kepastian hak masyarakat atas kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum,” katanya.

Saat ini, Olly menjelaskan, bidang-bidang tanah secara digital telah terpetakan dan berkoordinat, sehingga dapat dicek melalui aplikasi. Hal ini mampu mengurangi terjadinya tumpang tindih sertifikat tanah.

“Dengan teknologi informasi yang ada sekarang ini, Bapak dan Ibu sudah dapat mengecek sertifikat tanah dengan mudah,” jelasnya.

BACA JUGA: Akibat Hukum Jual Beli Tanah Warisan Tanpa Persetujuan Ahli Waris

Leave a Reply