Relawan dari berbagai elemen masyarakat, Sabtu 18 November 2017, membersihkan sampah yang ada di kawasan Gunung Mahawu. (Foto: zonautara.com/Christo)
Relawan dari berbagai elemen masyarakat, Sabtu 18 November 2017, membersihkan sampah yang ada di kawasan Gunung Mahawu. (Foto: zonautara.com/Christo)

Gunung dan Hutan Tidak Luput dari Ancaman Sampah Plastik

Persoalan sampah tidak hanya menjadi urusan masyarakat perkotaan. Kini juga telah merambah ke wilayah pegunungan dan hutan. Hal ini tidak lepas dari peran wisatawan atau pengunjung yang masih membuang sampah sembarangan.

“Sebelum melakukan pendakian atau kunjungan, wisatawan seharusnya memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan,” kata Saiful Rizal, Ketua Trashbag Community Jawa Timur (Jatim), baru-baru ini.

Yuk, Jalan-jalan di Kota Tomohon

Saiful mencontohkan, Gunung Penanggungan yang menjadi tempat pendakian maupun wisata alam, kini dikotori sampah plastik. Lihat saja di tempat peristirahatan para pendaki atau biasa disebut puncak bayangan serta jalur ke puncak mulai pos 1 hingga pos 4.

“Banyak tisu, botol air mineral dan puntung rokok yang dibuang ke semak-semak. Ini lebih pada perilaku, karena sudah ada larangan peringatan agar tidak buang sampah sembarangan,” terangnya.

Gerakan Bebas Sampah Masih Dianggap Seremonial Saja

Saiful mencontohkan aturan di Gunung Semeru. Wisatawan atau pendaki harus melaporkan makanan dan minuman yang dibawa. Sampah harus dibawa turun kembali bila tidak ingin mendapat sanksi.

“Edukasi dan sosialisasi kepada komunitas pendaki maupun pencinta wisata alam, kerap kami lakukan. Kami tidak bosan mengangkut sampah dari gunung yang ditinggalkan pendaki atau pengunjung,” paparnya.

Komitmen pemerintah

Kesadaran menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup ditegaskan bersama oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam [BBKSDA] Jawa Timur, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan [LHK] Jawa Timur, Dinas Kehutanan Jawa Timur, serta instansi terkait dan kelompok masyarakat yang tinggal di sekitar objek wisata alam.

Kegiatan bersih-bersih sampah telah dilakukan di Taman Wisata Alam [TWA] Kawah Ijen di Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Danau Kastoba di Cagar Alam Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, serta Taman Wisata Alam Tretes di Kabupaten Pasuruan, dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional 2019.

“Di Ijen, saat bersih-bersih 1 Maret kemarin, kami dapat sampah satu mobil pick up. Rata-rata botol minuman. Sementara, di Tretes pada 4 Maret, sampah sebanyak 250 kilogram telah diangkut” ujar Nandang Prihadi, Kepala BBKSDA Jawa Timur.

Kalimpesan Dipenuhi Sampah, Kepala DinLH: Masyarakat Sekitar Harus Lebih Perhatian

Leave a Reply