Hunian yang Didesain oleh MM++ Architects (rumah123/Curbed)
Hunian yang Didesain oleh MM++ Architects (rumah123/Curbed)

Interior Tak Lagi Urusan…

Tren terus berkembang, tak terkecuali tren desain interior. Namun, tak seperti dunia mode, tren desain interior sedikit berbeda. Mode boleh bermain dengan potongan atau warna, tetapi desain interior tak melulu soal warna atau tema desain interior tertentu.

Desainer interior Indonesia, Ary Juwono menuturkan, berkat beberapa kali kunjungannya ke gelaran pameran di luar negeri, dia menangkap satu tren yang banyak dieksplorasi.

“Kali ini yang saya tangkap dari dunia desain interior itu bahwa desainer luar negeri banyak mengekspose material yang berkualitas,” ujar Ary saat ditemui di sela pembukaan pameran The Colour of Indonesia III: Maison 12 di Senayan City, Jakarta.

Penggunaan bahan atau material berkualitas turut memengaruhi hasil akhir, sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban desainer pada klien.

Memang, sebelum ini tren desain interior sempat mengarah pada bentuk-bentuk yang dinamis atau futuristis. Namun, lanjut Ary, kini banyak orang lebih peka pada kualitas.

“Orang mulai tahu bahwa desain yang baik dapat dipertanggungjawabkan dari sisi pengerjaan maupun material,” imbuh Ary.

Sebagai contoh, era sebelumnya teknologi laser cut sempat memudahkan pembuatan berbagai motif. Motif tinggal diterjemahkan ke dalam bentuk digital untuk kemudian diolah dengan mesin. Kini, kata Ary, orang lebih menghargai barang-barang buatan tangan atau handcrafted.

Di samping kualitas bahan, desainer-desainer dunia juga seolah ingin memperlihatkan konten lokal atau kekhasan daerahnya. Di Indonesia, Ary mengamati bahwa keinginan akan barang-barang berbau ‘barat’ kian berkurang dan berganti pada sesuatu yang bernuansa Nusantara.

Leave a Reply