Ilustrasi.
Ilustrasi.

Lansia Pejalan Kaki Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Ranmor

SITARO, publikreport.com – Kecelakaan lalulintas (lakalantas) terjadi di Jalan Raya Kampung Barangka Pehe, tepatnya di depan Rumah Makan Sederhana, Tagulandang, Sitaro, Selasa 19 Maret 2019, sekitar pukul 20.30 WITA. Akibat lakalantas ini seorang perempuan pejalan kaki, Juspince Anthonie (67), warga Kampung Barangka Pehe, mengalami luka cukup parah hingga akhirnya meninggal dunia, Rabu 20 Maret 2019, sore, setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batuline, Tagulandang.

Lakalantas ini, menurut Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resort (Polres) Sangihe, Inspektur Satu (Iptu) Jacob Sedu melibatkan pengendara sepeda motor jenis Yamaha Mio Nomor Polisi (Nopol) DL 3856 C, berinisial MGM (19), pelajar Kelas dua salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat itu MGM membonceng, VIT (19), warga Kampung Haasi.

BACA JUGA: Minimalisir laka Lantas, Polres Sosialisasikan MRSF

“Informasi yang diperoleh sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari Kampung Haasi menuju Kelurahan Belehumara. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban tiba-tiba muncul dari samping rumah makan dan langsung menyeberang (diduga) tanpa melihat situasi jalan. Tabrakan tak dapat dihindari. Benturan cukup keras mengakibatkan korban terpental hingga beberapa meter di badan jalan,” jelasnya.

Pengendara sepeda motor bersama yang dibonceng hanya menderita luka lecet bersama warga sekitar langsung mengevakuasi korban ke RSuD Batulne, Tagulandang.

“Pengendara dan kendaraan telah diamankan. Polisi juga telah melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi. Kasus ini dalam penanganan lebih lanjut,” ujarnya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply