Ilustrasi tanah.
Ilustrasi tanah.

Tanah Eks Onderneming di Ranotongkor ‘Diperdagangkan’?

Hukum Tua (Kumtua) Desa Ranotongkor Timur, Herbie Pangemanan saat dikonfirmasi membantah apabila tanah eks onderneming telah diperdagangkan.

Tidak ada jual-beli kintal seperti itu disini. Mungkin saja ada di antara keluarga disini yang saling jual, tapi tidak kami ketahui. Yang pasti, jika nanti kita ketahui apalagi sudah dikuasai keluarga dari luar desa sini, pasti akan kita ambi,” jelasnya.

BACA JUGA: Tanah Rurukan Milik Siapa?

BACA JUGA: Soal Tanah Negara di Lahendong, Kejaksaan: Tak Ada Penyelewengan

BACA JUGA: Soal Tanah, Pemerintah Janji Tidak Mengakali Masyarakat

Mengenai pemberian ‘hadiah’ tanah eks onderneming kepada orang ‘istimewa’ dari luar desa, Herbie tidak menampiknya.

Benar, saya yang beri pada beliau. Tapi kita akan tegas yang sudah ke pejabat akan ditarik. Hal sesuai penyampaian pak Asisten Satu (Setdakab Minahasa), Denny Manggala,” tegasnya.

Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Ranotongkor Timur, Yusak Ratag mengungkapkan, luas tanah eks onderneming itu mencapai 25 hektar. Sebagian sudah didiami sebanyak 263 Kepala Keluarga (KK).

Tanah ini sebelumnya dikelola PT Moca yang mengantongi izin Hak Guna Usaha (HGU. Tapi setelah tidak diperpanjang, kemudian warga membangun rumah sampai (pemekaran) menjadi Desa Ranotongkor Timur,” paparnya. | JOPPY JW

Leave a Reply