Tiga karyawan perusahaan pembiayaan FIF Finance Kakaskasen, Jumat 05 April 2019, sore, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon. Ketiga karyawan, masing-masing, JM (27), koordinator debkolektor FIF, warga Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, RW (20), kolektor FIF, warga Kelurahan Kiniar, Kecamatan Tondano Timur dan IN (28), kolektor FIF), warga Kelurahan Talete 1, Kecamatan Tomohon Tengah, dilaporkan manajemen perusahaan itu ke kepolisian karena diduga telah menggelapkan barang perusahaan.
Tiga karyawan perusahaan pembiayaan FIF Finance Kakaskasen, Jumat 05 April 2019, sore, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon. Ketiga karyawan, masing-masing, JM (27), koordinator debkolektor FIF, warga Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, RW (20), kolektor FIF, warga Kelurahan Kiniar, Kecamatan Tondano Timur dan IN (28), kolektor FIF), warga Kelurahan Talete 1, Kecamatan Tomohon Tengah, dilaporkan manajemen perusahaan itu ke kepolisian karena diduga telah menggelapkan barang perusahaan.

Tiga Karyawan Finance Diamankan Tim Totosik

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Tiga karyawan perusahaan pembiayaan FIF Finance Kakaskasen, Jumat 05 April 2019, sore, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon. Ketiga karyawan, masing-masing, JM (27), koordinator debkolektor FIF, warga Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, RW (20), kolektor FIF, warga Kelurahan Kiniar, Kecamatan Tondano Timur dan IN (28), kolektor FIF), warga Kelurahan Talete 1, Kecamatan Tomohon Tengah, dilaporkan manajemen perusahaan itu ke kepolisian karena diduga telah menggelapkan barang perusahaan.

Berdasarkan laporan perusahaan, menurut Ketua Tim URC Totosik, Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, kemudian dilakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan para tersangka beserta barang bukti (babuk) berupa dua buah speaker aktif merk sanken warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi (Nopol) DB 3330 BJ dan sebuah laptop.

“Dari interogasi awal terhadap para tersangka, mereka melancarkan aksi dengan modus menarik barang kredit macet dari konsumen dan kemudian menyembunyikan di rumah salah satu tersangka. Barang yang ditarik disinyalir tidak diserahkan ke perusahaan tempat mereka bekerja (FIF Kakaskasen),” jelas Yanny.

Kabag Ops Polres Tomohon, Komisaris Polisi (Kompol) Marganda Aritonang memerintahkan Timi URC Totosik untuk segera menyerahkan para tersangka bersama barang bukti ke piket Reserse Kriminal (Reskrim) untuk proses selanjutnya. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply