Salah satu Poskesdes yang ada di Kota Tomohon. Bangunan masih sangat layak. Bahkan halaman nampak bersih karena ada warga yang ditunjuk untuk membersihkannya. Nampak, papan nama sudah rusak. Fasilitas kesehatan yang sudah tidak difungsikan ini sangat disesalkan warga. (Foto: publikreport.com)
Salah satu Poskesdes yang ada di Kota Tomohon. Bangunan masih sangat layak. Bahkan halaman nampak bersih karena ada warga yang ditunjuk untuk membersihkannya. Nampak, papan nama sudah rusak. Fasilitas kesehatan yang sudah tidak difungsikan ini sangat disesalkan warga. (Foto: publikreport.com)

Aset Terlantar, Warga Berharap Kepolisian dan Kejaksanan Lakukan Penyelidikan

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Terlantarnya sejumlah aset bangunan milik Pemerintah Kota Tomohon di sejumlah kelurahan, mendapat tanggapan sejumlah elemen masyarakat Kota Pendidikan Tomohon. Mereka berharap aparat penegak hukum, seperti kepolisian dan kejaksaan dapat menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan.

“Aset-aset itu dibangun dengan uang rakyat (APBN/APBD). Mengapa selesai dibangun malah dibiarkan. Harus diselidiki oleh aparat penegak hukum,” kata Eduard Leon, warga Kakaskasen kepada publikreport.com.

Aset-aset yang tidak difungsikan ini, sambung Thomas, telah menelan anggaran yang cukup besar, yakni pada kisaran juta hingga miliaran rupiah.

“Heran. Banyak aset terlantar, tapi bisa meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Bukankah LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) mencakup neraca, catatan atas laporan keuangan dan aset?” ujarnya.

Aset bangunan yang berada di Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon yang tak kunjung difungsikan Pemerintah Kota Tomohon. (foto: publikreport.com)
Aset bangunan yang berada di Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon yang tak kunjung difungsikan Pemerintah Kota Tomohon. (foto: publikreport.com)

Leave a Reply