Pemerintah setempat sudah berkali-kali membuat pagar dan memasang tanda larang jangan membuang sampah. Namun, sampah dari berbagai jenis masih terlihat di jurang yang berada di jalan lama antara Kelurahan Rurukan dan Kumelembuai, Kecamatan Tomohon Timur, tepatnya berada dekat SD Inpres Rurukan. Warga yang kerap melintasi jalan lama ini sangat menyayangkan masih adanya warga atau bahkan disinyalir dari sekolah itu yang masih membuang sampah secara sembarangan. (foto: publikreport.com)
Pemerintah setempat sudah berkali-kali membuat pagar dan memasang tanda larang jangan membuang sampah. Namun, sampah dari berbagai jenis masih terlihat di jurang yang berada di jalan lama antara Kelurahan Rurukan dan Kumelembuai, Kecamatan Tomohon Timur, tepatnya berada dekat SD Inpres Rurukan. Warga yang kerap melintasi jalan lama ini sangat menyayangkan masih adanya warga atau bahkan disinyalir dari sekolah itu yang masih membuang sampah secara sembarangan. (foto: publikreport.com)

Tempat Ini Masih Jadi Tempat Sampah

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Melewati jalan ini oleh masyarakat menyebutnya jalan lama dari Kelurahan Rurukan menuju ke Kelurahan Kumelembuai, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Disebut jalan lama karena pemerintah telah membangun jalan baru dari Rurukan menuju Kumelembuai.

Melintasi jalan lama ini sebenarnya disuguhi pemandangan yang indah. Pemandangan yang sama juga tentunya akan didapati jika warga melintasi jalan baru.

Sayangnya, keindahan alam yang indah seakan tidak menjadi indah, karena adanya tumpukan berbagai jenis sampah di salah satu jurang. Lokasi yang telah dijadikan tempat pembuangan sampah ini tidak jauh dari Sekolah Dasar (SD) Inpres Rurukan. Masih adanya warga dan disinyalir dari sekolah yang membuang sampah di tempat ini sangat disayangkan warga lainnya. Pasalnya, lokasi ini oleh pemerintah kelurahan setempat telah berkali-kali menutupnya dengan pagar bahkan memasang tanda larangan/imbauan tidak membuang sampah.

“Memang sangat disayangkan jika warga, apalagi sampah dari sekolah dibuang sembarangan. Kan sudah ada armada sampah (truk) milik Pemerintah Kota Tomohon yang setiap hari datang mengangkut sampah,” kata warga yang melintasi tempat itu bertepatan saat melihat publikreport.com mengambil gambar (memotret) sampah di jurang itu dan akhirnya berbincang singkat, Senin 15 April 2019, siang.

Dari pantauan publikreport.com, pinggir jalan di pinggir jurang itu nampak masih terlihat pagar dari bambu. Pagar ini dimaksudkan supaya warga jangan membuang sampah lagi di situ.

Jurang yang cukup dalam bahkan di dasarnya mengalir aliran sungai terlihat penuh dengan pohon bambu dan pohon lainnya dengan sampah-sampah yang berserakan di sekitarnya. Kadang kala bau busuk menyengat tercium dari sampah-sampah itu.

Jalan lama ini memang sudah terbilang rawan bencana. Beberapa tempat nampak badan jalan sudah tergerus longsor, demikian halnya bukit di sisi lainnya. Di titik-titik lain jalan lama itu oleh warga nampak diberikan tanda berupa bambu atau batang-batang pohon yang ditancapkan di pinggir jurang. Pancangan bambu atau batang pohon itu menandakan apabila pinggir jalan itu sudah rawan terjadi longsor.

“Jalan ini sekitar dua tahun lalu pernah diperbaiki oleh Pemerintah Kota Tomohon. Namun, terkesan hanya asal dibuat saja. Tidak tuntas pelebaran maupun pengaspalan jalannya,” ungkap warga. | DORANG

Leave a Reply