Alex Andries Maramis,
Alex Andries Maramis,

AA Maramis

Badan ini terdiri dari 68 orang dimana Mr. A.A. Maramis juga menjadi anggotanya. Setelah BPUPKI, kemudian dirubah menjadi PPKI saat telah diproklamasikannya kemerdekaan RI.

Mr Maramis adalah anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia serta duduk dalam Panitia Sembilan PPKI. Ia juga menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang berfungsi sebagai parlemen.

Selain itu, saat Agresi Militer Belanda yang ke-2 pada bulan Desember 1948, Maramis ditugaskan ke India oleh Wakil Presiden Mohamad Hatta untuk mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan Sjafruddin Prawiranegara dan saat itu ia menjabat Menteri Luar Negeri RI saat Soekarno-Hatta ditawan Belanda dan berhasil menghasilkan resolusi konferensi New Delhi.

Pada tanggal 22 Juni 1945 disahkan sebuah piagam yang bernama PIAGAM JAKARTA. Piagam ini disahkan oleh Panitia Sembilan dimana Mr. Maramis sendiri menjadi anggota serta turut menandatanganinya.

Piagam ini berbeda dengan Naskah Pembukaan UUD 1945. Letak perbedaannya ada pada butir Pancasila yang berbunyi “Ke-Tuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.” Dalam Pembukaan UUD 45, kalimat ini dirubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa.”

Mr Maramis menjadi menteri RI sebanyak lima kali, yaitu sebagai Menteri Keuangan sebanyak empat kali, yaitu dalam Kabinet Pertama RI tanggal 19 Agustus 1945 sampai tanggal 14 November 1945, dalam Kabinet Amir Sjafruddin.

Pertama tanggal 3 Juli sampai tanggal 11 November 1947 mewakili PNI. Jabatan ini diteruskan kembali pada masa Kabinet Amir Sjafruddin.

Kedua dari tahun 1947 sampai 1948. Mr Maramis dipercayakan oleh Drs. Mohamad Hatta menjadi Menteri Keuangan dalam Kabinet Hatta Pertama atau yang disebut juga Presidentil Kabinet tahun 1948 sampai tahun 1949.

Leave a Reply