Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Syafruddin didampingi Sekretaris Kementerian PANRB, Dwi Wahyu Atmaji dan Deputi Bidang SDM Aparatur, Setiawan Wangsaatmaja saat konferensi pers di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, belum lama ini.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Syafruddin didampingi Sekretaris Kementerian PANRB, Dwi Wahyu Atmaji dan Deputi Bidang SDM Aparatur, Setiawan Wangsaatmaja saat konferensi pers di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, belum lama ini.

MenPANRB: ASN Jangan Masuk Hiruk Pikuk Politik

JAKARTA, publikreport.com – Pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Syafruddin menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tetap menjaga netralitas. ASN pada pemerintah pusat maupun daerah diminta tetap fokus bekerja melayani masyarakat.

ASN jangan masuk ke dalam hiruk pikuk opini politik yang masih berlangsung!” tegas Syafruddin saat konferensi pers di Jakarta, belum lama ini.

Kepada seluruh pimpinan kementerian, lembaga dan pemerintah daerah, Syafruddin meminta untuk mengawasi ASN yang ada di lingkungannya. ASN sebagai petugas negara berkewajiban melaksanakan pelayanan publik demi kepentingan negara. Para abdi negara diminta untuk menjaga suasana tetap kondusif dan memastikan pelayanan masyarakat tetap optimal.

Mari semua ASN menjaga suasana agar tetap kondusif,” ajaknya.

Sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Syafruddin telah berulang kali mengimbau ASN untuk menjaga netralitas. Ditegaskannya, ASN memiliki hak politik namun hanya dapat digunakan dalam bilik suara dan tidak untuk berpolitik praktis.

BACA JUGA: Jadi Pengurus Parpol ASN Harus Mengundurkan Diri

Leave a Reply