Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pecah ‘Perang’ Caleg Diinternal Parpol

POLITIK

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – ‘Perang’ internal calon legislatif (caleg) di salah partai politik (parpol) di Kota Tomohon, pecah usai pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Umum (Pemilu) di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kota Tomohon, pada Sabtu 27 April 2019, lalu. Bahkan salah satu caleg mengaku telah melaporkan beberapa kasus dugaan pelanggaran dari caleg sesama parpolnya.

“Pada tanggal 02 Mei 2019, kami telah melaporkan beberapa dugaan pelanggaran yang dilakukan kubu SS, kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kota Tomohon,” kata Vinno Tawaang, personil Tim Sukses Katherina Polii, Caleg dari Partai Demokrat.

Dugaan pelanggaran yang dilakukan SS, menurut Vinno cukup fatal. Dan mereka bisa membuktikan lewat foto dan kesaksian. Jika pihak berwenang menerima laporan yang disampaikan, dirinya menyakini dapat merubah situasi politik.

“Sebelum PSU ada pengerahan massa dari Taratara ke Talete pada tanggal 26 April 2019. Diduga diantaranya menggunakan kendaraan dinas milik negara. Kemudian di Talete, ada yang mengaku siap bersaksi kalau benar terjadii money politik,” bebernya.

Dari perolehan suara untuk ke DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Tomohon, Vinno mengakui, Partai Demokrat hanya akan mendapatkan satu kursi dari Dapil 1.

“Caleg kami meraup 741 suara. Sedangkan SS dapat 804 suara. Hanya selisih 63 suara,” katanya.

Personil Tim Sukses lainnya, Denny M, mengaku kecewa pada oknum petinggi parpol mereka yang dinilai kurang adil karena tidak mengakomodir para saksi TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang disiapkan oleh caleg mereka.

“Ada kejanggalan di 14 TPS yang ada di Talete Satu dan Talete Dua. Para saksi kami tidak dipakai oleh ketua partai. Makanya banyak data suara yang tidak sesuai dengan angka yang ada pada kami. Kami menduga ada permainan disini,” ungkapnya.

Dia menyayangkan jika pihak Bawaslu tidak melakukan langkah-langkah semestinya terhadap laporan mereka.

“Sampai sekarang ini belum ada kabar dari Bawaslu soal laporan kami. Ini harus ditindak lanjuti demi rasa keadilan para peserta Pemilu,” tambahnya. | JOPPY JW

Leave a Reply