George Sekeon, Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Minut.
George Sekeon, Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Minut.

Produk VCO Mulai Kurang Diminati

AIRMADIDI, publikreport.com – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang terkenal akan hasil perkebunan berupa kelapa, namun produk turunannya seperti Virgin Coconut Oil (VCO) mulai kurang diminati pasar. Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Minut, George Sekeon.

“Produk VCO memang kurang diminati, sehingga banyak industri rumahan beralih ke produk kopra saja. Pemesanan juga tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya kepada wartawan, Kamis 09 Mei 2019.

Kendala pada pembuatan dan pemasaran VCO ini, George mengungkapkan, adalah pada standar dan juga kemasan. Sejak produk ini berkembang belum memiliki standar tetap. Sementara beberapa negara pembeli memiliki standar masing-masing. Demikian juga kemasan dimana sangat sulit untuk dipenuhi oleh industri rumahan.

BACA JUGA: Kelapa Sulut Diklaim Lebih Baik dari Kelapa Sawit

BACA JUGA: Pemerintah Diharapkan Perkuat Produksi Kelapa
BACA JUGA: Proyek Infrastruktur, Lahan Perkebunan Kelapa Menyusut

Di Kabupaten Minut sendiri, sesuai data Dinas Perindustrian Minut, George menjelaskan, memiliki sedikitnya 10 industri VCO. Industri ini banyak yang sudah beralih pembuatan produk kelapa seperti arang tempurung dan sebagainya.

“Intinya sekarang tinggal bagaimana mengembangkan kembali VCO ini lewat promosi. Dan itu terus kami lakukan jika ada kegiatan di luar daerah guna membantu petani dan industri kelapa,” tambahya. | GLENLY B

Leave a Reply