Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kauditan, Inspektur Satu (Iptu) Ahmad Bastari bersama Unit Reserse Kriminal (Reskrim) dibantu warga mengevakuasi opa Wenseslaus Wen Sunda (75) yang ditemukan tak bernyawa di telaga (kolam) ikan di belakang rumahnya pada Kamis 09 Mei 2019.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kauditan, Inspektur Satu (Iptu) Ahmad Bastari bersama Unit Reserse Kriminal (Reskrim) dibantu warga mengevakuasi opa Wenseslaus Wen Sunda (75) yang ditemukan tak bernyawa di telaga (kolam) ikan di belakang rumahnya pada Kamis 09 Mei 2019.

Pensiunan Ini Ditemukan Tak Bernyawa

AIRMADIDI, publikreport.com – Seorang lelaki lanjut usia (lansia), opa Wenseslaus Wen Sunda (75), warga Jaga V, Desa Paslaten, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis 09 Mei 2019, ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa di telaga (kolam) ikan di belakang rumahnya.

Saksi, Meiske Korengkeng (59), warga Jaga VII, Desa Kema 1, Kecamatan Kema, Kabupaten Minut kepada polisi mengatakan, korban kemungkinan terjatuh ke kolam ikan.

Terima informasi dari warga adanya penemuan mayat, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kauditan, Inspektur Satu (Iptu) Ahmad Bastari bersama Unit Reserse Kriminal (Reskrim) langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Korban yang merupakan seorang pensiunan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Hermana Lembean untuk dilakukan visum, namun keluarga menolak untuk diotopsi.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dan murni kecelakaan walaupun terdapat luka benturan di kepala korban. Menurut pemeriksaan dokter, luka di kepala korban adalah akibat kepala yang mendatangi benda,” jelas Iptu Ahmad Bastari.

Kepada masyarakat, Ahmad mengimbau, agar segala sesuatu yang menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) segera memberitahukan ke kepolisian sehingga potensi gangguan segera diatasi. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply