George Sekeon, Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Minut.
George Sekeon, Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Minut.

Asap Cair Punya Nilai Jual Tinggi

AIRMADIDI, publikreport.com – Inovasi terhadap produk turunan kelapa, terus dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Salah satunya adalah dengan akan memberikan pelatihan pembuatan asap cair bagi petani dan pelaku usaha industri rumahan mengingat produk tersebut memiliki nilai jual yang tinggi dan permintaan yang besar.

“Triwulan ketiga tahun ini (2019), kami memiliki agenda untuk memberikan pelatihan bagi industri rumahan yang mengandalkan kelapa. Fokus utama bagi petani maupun home industri turunan kelapa yang ada di Kecamatan Kauditan, Likupang dan Kema,” ujar Sekretaris Dinas Perindustrian Minut, George Sekeon kepada wartawan Senin 13 Mei 2019.

Kabupaten Minut, menurut George, memiliki potensi perkebunan kelapa terbesar di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Namun sayangnya, sebagian besar petani kelapa hanya memanfaatkan daging kelapa menjadi kopra dan tempurung sebagai arang tempurung.

BACA JUGA: Proyek Infrastruktur, Lahan Perkebunan Kelapa Menyusut

BACA JUGA: Populasi Kelapa Diakui Pemerintah Makin Menurun

BACA JUGA: Produk VCO Mulai Kurang Diminati

“Padahal untuk membuat arang tempurung, itu bisa sekaligus menghasil asap cair. Namun hal tersebut tidak dimanfaatkan petani karena hanya menghasilkan arang tempurung,” ujarnya.

Asap cair, George menjelaskan, memiliki manfaat sebagai penyedap makanan dan juga pengganti bahan pengawet alami.

“Pelatihan ini juga dilaksanakan sebagai bentuk untuk menyukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Minut,” tambahnya. | GLENLY B

Leave a Reply