dr Jerry Bororing, Direktur RSUD Anugerah Tomohon.
dr Jerry Bororing, Direktur RSUD Anugerah Tomohon.

Pasien RSUD Tomohon Baru 8 Orang

Hampir setahun beroperasi, tapi sepertinya pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) belum bisa menunjukkan kemampuan manejemen mumpuni sebagaimana keinginan masyarakat. Buktinya, selain fasilitas alat kesehatan (Alkes) yang masih minim, jumlah pasien yang ditangani masih sangat sedikit.

“Dari data sampai pagi tadi tanggal 14 Mei 2019, jumlah pasien yang ada di sini baru 8 orang,” ungkap Direktur RSUD Anugerah Tomohon, dr Jerry Bororing kepada publikreport.com, Selasa 14 Mei 2019.

Selain RSUD Anugerah yang belum menerima pasien pengguna BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), penyebab lain, sehingga pasien masih kurang, menurut Jerry, adalah peralatan kesehatan yang minim.

“Untuk ukuran RSUD Type-D peralatan kesehatan disini masih minim. Juga pada faktor belum bolehnya ada pelayanan pasien pengguna BPJS. Yah, ini karena RSUD Tomohon belum terakreditasi,” ujarnya.

Saat ini, Jerry menjelaskan, pihaknya tengah melakukan persiapan akreditasi yang akan dilaksanakan pada 12-14 Juni 2019 mendatang.

“Kita bekerja keras mempersiapkan segala sesuatu untuk akreditasi nanti. Diantaranya fisik dan lain-lain,” katanya.

Salah satu keluarga pasien yang kebetulan mendengar pembicaraan wartawan dan Direktur RSUD Anugerah Tomohon, berkomentar.

“Kalau belum siap, harusnya Pemerintah Tomohon tidak buru-buru mengoperasikan rumah sakit ini. Dengan 8 pasien seperti ini, apa yang akan dikerjakan oleh ratusan PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan tenaga honor disini,” kata Johny Poluan, warga Kelurahan Talete 1, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon.

Salah satu staf kepegawaian RSUD Anugerah mengungkapkan, jumlah pegawai di rumah sakit milik pemerintah itu lebih dari 300 orang.

“Disini ada 71 kamar dengan jumlah pegawai sebanyak 354 orang,” ungkapnya. | JOPPY JW

Leave a Reply