Tujuh tersangka pencuri dengan cara membobol toko handphone di Kelurahan Sarongsong 1, Kecamatan Airmadidi pada 05 Mei 2019, berhasil dibekuk Polres Minut dan ada yang menyerahkan diri dengan membawa barang bukti.
Tujuh tersangka pencuri dengan cara membobol toko handphone di Kelurahan Sarongsong 1, Kecamatan Airmadidi pada 05 Mei 2019, berhasil dibekuk Polres Minut dan ada yang menyerahkan diri dengan membawa barang bukti.

Kapolres: Mereka Membobol Toko Hp

KRIMINALITAS

AIRMADIDI, publikreport.com – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minahasa Utara (Minut), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jefri RP Siagian didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim), Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nohfri Maramis, Sabtu 18 Mei 2019, menggelar konferensi pers terkait penangkapan kawanan pencuri barang elektronik (curanik). Di depan jurnalis, Jefri menjelaskan rinci modus operandi para tersangka.

Mereka berhasil membobol toko handphone (Hp) milik Meilani Kalangi yang berada di Kelurahan Sarongsong 1, Kecamatan Airmadidi, pada 05 Mei 2019, lalu. 48 unit Hp berbagai merk serta uang tunai sebesar Rp17 juta digasak,” ungkap Jefri di aula Satya Haprabu Polres Minut.

Dari penyelidikan di lapangan, Jefri menjelaskan, kepolisian mendapati bukti apabila pelaku lebih dari satu orang.

Setelah dilakukan pengembangan, kami berhasil mengantongi identitas pelaku. Alhasil pada 13 Mei 2019, tiga pelaku berhasil diringkus bersama barang bukti Hp di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minut,” bebernya.

Setelah menangkap tiga orang terduga pelaku, Jefri mengatakan, sehari kemudian (14 Mei 2019), tiga orang lainnya yang diduga kawanan curanik datang menyerahkan diri ke Mapolres Minut degan membawa barang bukti sebanyak lima buah Hp. Keesokan harinya (15 Mei 2019), seorang diduga pelaku kembali menyerahkan diri dengan membawa satu unit Hp sebagai barang bukti.

Dari keterangan para pelaku, sebelum melakukan aksi pembobolan, mereka berkumpul di lokasi perkuburan di sekitar tempat tinggal mereka, kemudian bersama-sama meneguk minuman keras (miras). Saat itulah terlintas dibenak mereka untuk melakukan pencurian,” ujarnya.

Leave a Reply