Tim Itwasum Mabes Polri, Sabtu 25 Mei 2019, lakukan pemeriksaan tahap II TA 2019, bertempat di Danau Linouw, Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pemeriksaan dilakukan terhadap Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minsel, Bolmong, SPN Karombasan dan Direktorat Pamovit.
Tim Itwasum Mabes Polri, Sabtu 25 Mei 2019, lakukan pemeriksaan tahap II TA 2019, bertempat di Danau Linouw, Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pemeriksaan dilakukan terhadap Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minsel, Bolmong, SPN Karombasan dan Direktorat Pamovit.

Polres Minsel, Bolmong, SPN Karombasan dan Dit Pamovit Berkumpul di Tomohon

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Tim Wasrik Itwasum Polri, Sabtu 25 Mei 2019, melakukan pemeriksaan tahap II Tahun Anggaran (TA) 2019, kepada Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minahasa Selatan (Minsel), Bolaang Mongondow (Bolmong), Sekolah Polisi Negara (SPN) Karombasan dan Direktorat Pamovit bertempat di Danau Linouw, Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tim dipimpin Itwil 1 Itwasum Mabes Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Didit P Sulistyono dengan pemeriksa Komisaris Besar (Kombes) Darmawan, Kombes Bayu, Kombes Tursilo, Kombes Raden H Prakoso dan Kombes Sugiyono, melakukan pendalaman pada aspek pelaksanaan dan pengendalian yang meliputi bidang sumber daya manusia, sarana prasarana, bidang operasional dan bidang anggaran di semua satuan kerja (satker) jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulut.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tomohon, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Raswin B Sirait mengaku optimis pemeriksaan akan berlangsung sukses. Pasalnya jauh sebelumnya seluruh satker Polres Tomohon telah mempersiapkan dan melengkapi seluruh dokumen pendukung untuk kebutuhan pemeriksaan.

“Para Kepala Satker jajaran Polres Tomohon telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengelola program kegiatan dan anggaran yang menjadi tanggungjawabnya sesuai dengan RKA-KL yang dijabarkan melalui penetapan kinerja Satuan Kerja,” katanya.

Meski setelah pemeriksaan tetap ditemukan kekurangan, menurut Raswin, hal ini tentu tidak terlepas dari keterbatasan yang dimiliki. Namun akan dijadikan sebagai motivasi dan pendorong agar lebih baik lagi, guna peningkatan kemampuan manajemen para Kepala Satker di dalam melaksanakan program kegiatan dan anggaran serta pengendalian.

“Kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk memastikan kinerja seluruh personil jajaran sesuai dengan prosedur yang ada dan anggaran tersalurkan dengan baik dan benar,” tambahnya. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply