Pria berinisial JG alias EIM alias Benya alias Bento (32), warga Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 29 Mei 2019, sore, dibekuk Tim Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa yang dipimpin Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Ronny Wentuk, di tempat persembuyiannya.
Pria berinisial JG alias EIM alias Benya alias Bento (32), warga Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 29 Mei 2019, sore, dibekuk Tim Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa yang dipimpin Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Ronny Wentuk, di tempat persembuyiannya.

Bento Dibekuk Tim Resmob

KRIMINALITAS

TONDANO, publikreport.com – Pria berinisial JG alias EIM alias Benya alias Bento (32), warga Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 29 Mei 2019, sore, dibekuk Tim Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa yang dipimpin Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Ronny Wentuk, di tempat persembuyiannya.

Bento yang kesehariannya dikenal sebagai petani, harus meringkuk di ruang tahanan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tondano, guna mempertanggungjawabkan tindak pidana dugaan penikaman terhadap seorang lelaki, Ronny Pangalila (44), warga Kelurahan Liningaan, Kecamatan Tondano Timur, pada Selasa 28 Mei 2019, malam.

Tersangka sempat kabur usai beraksi. Namun, akhirnya berhasil dibekuk di rumahnya,” kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Minahasa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Fadly.

Peristiwa penikaman ini, Fadly menceritakan kronologisnya berawal ketika korban mendatangi rumah duka di Kelurahan Koya. Tak lama kemudian korban melihat tersangka datang dan berada di belakangnya.

Karena merasa tak ada masalah, korban tak menghiraukan keberadaan tersangka dibelakangnya. Bahkan sempat terdengar ada yang memanggil tersangka untuk beranjak dari rumah duka. Tiba-tiba korban merasa dirinya telah ditikam dari arah belakang, tepatnya dibagian leher kanan bawah. Terkena tikaman pertama, korban mencoba menghindar tikaman selanjutnya dengan cara menjatuhkan kursi yang ada di sekitar.

Masyarakat kemudian melerasi dan tersangka melarikan diri.

Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit oleh warga untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply