Peserta napak tilas GMIM memperingati HUT Pekabaran Injil ke-188 dan Pendidikan Kristen di tanah Minahasa, Senin 10 Juni 2019, ziarah ke makam Nicolaas Philip Wilken yang berada di Kelurahan Talete, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Peserta napak tilas GMIM memperingati HUT Pekabaran Injil ke-188 dan Pendidikan Kristen di tanah Minahasa, Senin 10 Juni 2019, ziarah ke makam Nicolaas Philip Wilken yang berada di Kelurahan Talete, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Napak Tilas GMIM

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Para pelayan khusus (Pelsus), komisi pelayanan doa dan penginjilan jemaat dan wilayah Tomohon I, II, III, IV dan Kakaskasen, Senin 10 Juni 2019, mengadakan ibadah disekitar Gereja Sion Tomohon. Ibadah yang dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Pendeta Dr Hein Arina ini mengawali napak tilas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injili ke-188 dan Pendidikan Kristen di tanah Minahasa.

Napak tilas ini mengambil rute, yakni start dari Menara Alfa Omega makam Nicolaas Philip Wilken di Talete, Kecamatan Tomohon Tengah, ke arah timur melewati Gereja Maranatha Paslaten belok kanan dan finish di Menara Alfa Omega.

STOVIL (School tot Opleiding voor Inlandsche Leraar)

Rayon Tomohon terdiri dari 45 Jemaat 724 kolom, 1.448 penatua dan syamat, 225 BIPRA (bapak, ibu, pemuda, remaja, anak), 124 pendeta, 21 guru agama dan 724 KPDP. Total 2.724 orang.

Jongenschool, ‘Sekolah Nyong’ di Tomohon

Ketua BPMS GMIM, Pendeta Dr Hein Arina mengatakan, napak tilas dilaksanakan untuk mengenang para misionaris yang telah datang ke tanah Minahasa.

Meisjesscholl atau ‘Sekolah Nona’ di Tomohon

“Mereka rela menderita, ditolak bahkan mati. Mereka membuka hati untuk dipimpin Roh Kudus. Ds Nicolaas Philip Wilken dikenal penginjil pejuang pendidikan di Tomohon,” jelasnya. | VICTORIE WUWUNG

Leave a Reply