Ilustrasi.
Ilustrasi.

Puluhan Desa di Minut Terindikasi Selewengkan Dana Desa

AIRMADIDI, publikreport.com – Inspektur Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Umbase Mayuntu mengungkapkan, masih ada 83 desa di Kabupaten Minut yang belum memasukkan surat pertanggungjawaban (SPj) Dana Desa (Dandes) Tahun Anggaran (TA) 2018.

Diduga proyek Dana Desa (Dandes) TA 2018 dari masing-masing desa ini bermasalah, karena sulit membuat laporan pertanggungjawaban,” ungkap Umbase kepada wartawan, Senin 10 Juni 2019.

Kepada desa-desa yang belum memasukkan laporan pertanggungjawaban Dandes TA 2018, Umbase mengatakan, pihaknya masih memberikan waktu hingga pertengahan Juli 2019. Jika hingga batas waktu ini desa-desa itu tidak memasukkan laporan pertanggungjawaban, maka tidak akan menerima bantuan Dandes.

“Kami harapkan adanya proaktif dari kumtua (hukum tua) untuk memasukkan SPj,” harapnya.

BACA JUGA: Penggunaan Dana Desa di Minahasa Disorot

BACA JUGA: Tenaga Pendamping Diserukan Kawal Dana Desa
BACA JUGA: Hukum Tua Harus Pahami Substansi Dana Desa
BACA JUGA: Pengelola Dana Desa, Wagub: Jangan Pikir Keuntungan Pribadi

TA 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Minut, mulai menyalurkan Dana Desa tahap pertama, namun masih sangat terbatas karena terkendala laporan pertanggungjawaban desa-desa penerima. Dari 125 desa, baru 42 desa yang memasukkan laporan pertanggungjawaban.

“Memang baru 42 desa yang memasukkan SPJ,” kata Umbase.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DinsosPMD) Kabupaten Minut, Bobby Nayoan berharap agar Dana Desa dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan rakyat.

Diketahui, TA 2019 ini, Kabupaten Minut mendapat anggaran Dandes sebesar Rp101 miliar atau naik sebanyak Rp12 miliar dari total tahun 2018 sebesar Rp89 miliar. | GLENLY B

Leave a Reply