Styvi Watupongoh, Kepala BKPP Kabupaten Minut.
Styvi Watupongoh, Kepala BKPP Kabupaten Minut.

Usai Lebaran, 40 ASN Bolos

AIRMADIDI, publikreport.com – Usai libur Idul Fitri, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib mengikuti apel perdana. Kalau tidak hadir, maka Tunjangan Kerja Daerah (TKD) akan dipotong sebesar 10%. Senin 10 Juni 2019, dalam apel perdana Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), tercatat 40 ASN tidak mengikutinya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Minut, Styvi Watupongoh mengungkapkan, data absensi apel perdana usai cuti lebaran.

“Sembilan ASN tanpa keterangan jelas dan 31 ASN ada keterangan jelas. Jadi sembilan orang ini akan dipotong TKD-nya sebesar sepuluh persen,” jelas Styvi kepada wartawan usai apel perdana Senin 10 Juni 2019, yang dipimpin Bupati Kabupaten Minut, Vonnie Aneke Panambunan.

Diketahui, sesuai edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara (MenPANRB) Nomor B/26/ M.MSM. 00.01/2019 tentang laporan hasil pantauan kehadiran ASN sesudah cuti bersama hari raya idul fitri diwajibkan ASN masuk dan apel kerja.

BACA JUGA: Usai Libur Lebaran, ASN Bolos…..

Meskipun demikian, pihak BKPP Minut masih memberikan toleransi bagi ASN yang tidak ikut apel kerja.

“Kami memberikan kesempatan bagi ASN yang belum terkonfirmasi kehadirannya sampai pada pukul 15.00 WITA (jam 3 sore) sebelum daftar kehadiran apel hari ini dikirim ke Kemenpanrb (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi),” katanya.

Surat edaran MenPANRB, Styvi menambahkan, tidak main-main. Karena setiap ASN yang tidak hadir pada apel perdana ini akan diberikan sanksi mengacu dari kementerian. | GLENLY B

Leave a Reply